Konten ini tersedia dalam: English Melayu (Malay) ไทย (Thai) Tiếng Việt (Vietnamese) Philipino
Sistem bersarang dirancang untuk memaksimalkan produksi telur yang bersih, mudah dierami, bebas dari kontaminasi, dan tidak terpapar kelembapan.
Sayangnya, terkadang peternak akan memiliki flok yang menolak sangkar dan bertelur di luar sangkar (di litter atau di slat).
Dalam kasus ekstrem, jika sebagian besar flok bertelur di luar sangkar, performa penetasan dan kualitas anak ayam dapat menurun. Selain itu, pengumpulan floor egg (telur lantai) memerlukan tenaga kerja ekstra dan menimbulkan risiko biosekuriti di hatchery.
- Ketika ayam mulai bertelur di luar sangkar, sangat sulit untuk mengubah perilakunya.
HENTIKAN KEBIASAAN SEBELUM DIMULAI
Meskipun floor egg menjadi masalah selama periode produksi, ada praktik pengelolaan selama pemeliharaan yang dapat mencegah floor egg. Dalam beberapa kasus, ayam tidak dapat dengan mudah mengakses sangkar karena mereka tidak belajar cara melompat selama pemeliharaan.
Pengayaan dalam pemeliharaan merupakan pilihan yang tepat untuk mengajarkan ayam cara memanjat dan melompat.
- Memilih jenis tempat bertengger yang tepat juga sangat penting. Jika ayam akan dipindahkan ke sistem kotak sarang mekanis, pilih tempat bertengger datar (bukan tempat bertengger tipe A), sebaiknya dibuat dengan bilah (tempat bertengger) yang sama seperti yang digunakan dalam produksi.
Hal ini akan mendorong ayam untuk melompat langsung dan cepat terbiasa dengan tata letak produksi yang baru.
Gambar 1. Berjalanlah di antara flok ayam secara perlahan dan tenang selama pemeliharaan untuk merangsang pergerakan dan mobilitas ayam. Lanjutkan praktik ini dalam produksi untuk membantu mencegah ayam bertelur di litter.
Menempatkan tempat bertengger tipe bilah di bawah satu jalur nipple juga mendorong lompatan dan menciptakan hubungan positif antara melompat ke bilah dan minum. Tinggi bilah tidak boleh lebih tinggi dari 45 cm.
Jenis tempat makan juga dapat memengaruhi mobilitas. Dengan pan feeder, ayam bergerak di bawah pan feeder.
- Chain feeder dalam pemeliharaan merangsang mobilitas, tetapi harus diatur cukup rendah untuk mendorong pullet melompati lintasan.
- Saat pan feeder digunakan dalam pemeliharaan, dianjurkan untuk memasukkan pengayaan (enrichment). Pengayaan dapat diterapkan pada penempatan dengan jalur akses.
Gambar 2. Jika tempat makan dipasang pada bilah-bilah, pastikan tingginya tepat sehingga ayam dapat dengan mudah melewati tempat makan untuk mengakses sangkar.
Intensitas cahaya juga dapat menyebabkan masalah floor egg. Intensitas cahaya yang sangat rendah (<1 lux) selama pemeliharaan dapat mengurangi aktivitas ayam.
- Oleh karena itu, intensitas cahaya harus dijaga pada tingkat yang memungkinkan pekerja peternakan untuk melakukan tugas normal dan cukup tinggi untuk mendukung aktivitas ayam (2 hingga 5 lux).
- Perlu dicatat bahwa intensitas cahaya dalam pemeliharaan lebih dari 5 lux dapat berdampak negatif pada fotostimulasi betina.
BUAT SANGKAR MENARIK DAN MUDAH DIAKSES
Ayam betina perlu merasa aman saat bertelur dan akan mencari tempat yang relatif gelap untuk bertelur. Mereka cenderung bertelur di tempat yang gelap daripada di kotak sarang yang mungkin lebih jauh.
- Oleh karena itu, hindari area yang gelap dengan pencahayaan yang seragam dan pastikan tidak ada bayangan di dekat ujung bilah dan tidak ada cahaya langsung yang menyinari kotak sarang.
Terlalu banyak alas kandang di lantai dapat mendorong ayam untuk bertelur di luar sarang. Jaga ketinggian alas kandang pada 4 hingga 6 cm, tergantung pada pengaturan kandang dan jenis sarang.
Tempat makan dan minum tidak boleh menghalangi akses ke kotak sarang. Gantung tempat makan pada ketinggian yang memungkinkan ayam lewat di bawahnya atau di atasnya yang diletakkan langsung di bilah. Pastikan ketinggian tempat minum, ayam per nipple, dan tekanan sudah benar.
Gambar 3. Tungau merah
Ayam betina dapat berkerumun di sekitar saluran air minum jika akses air tidak mencukupi dan menghalangi pintu masuk sarang. Produsen harus selalu mengikuti petunjuk teknis produsen dan tidak membatasi atau melebihi jumlah yang disarankan untuk setiap ayam.
- Angin yang diarahkan ke lubang kotak sarang alih-alih ke atap dapat mengganggu ayam dan menyebabkan mereka meninggalkan sarang. Pastikan semua pengaturan ventilasi dan pergerakan udara diarahkan ke posisi yang benar.
Bagian dalam kotak sarang harus bersih dan bebas parasit. Ektoparasit, seperti tungau merah, dapat mengganggu ayam dan menyebabkan mereka menghindari sarang. Sebaiknya bantalan yang kotor dibuang dan dicuci, lalu dibiarkan kering sepenuhnya sebelum digunakan kembali.
- Memiliki sedikit bantalan berlebih (sekitar 20%) akan memungkinkan penggantian bantalan yang kotor dengan segera dan mencegah sarang ditinggalkan tanpa bantalan.
MEMINIMALKAN DAN MENYELESAIKAN MASALAH
Biasanya rasio floor egg di atas 2% menunjukkan adanya masalah atau bahwa perbaikan perlu dilakukan. Kumpulkan floor egg secara teratur sehingga ayam memiliki peluang minimal untuk mengaitkan telur dengan litter.
- Kumpulkan floor egg 4 kali sehari hingga flok berusia 27 minggu. Pola jalan juga berguna untuk mencegah betina bertelur di sudut atau di lantai.
Tentukan apakah ayam betina mengalami kesulitan mengakses sarang. Jika melompat tampaknya menjadi tantangan, periksa tinggi bilah (harus 45 cm atau lebih rendah) dan pertimbangkan untuk memasang jalan landai sebagai solusi cepat.
- Periksa ketersediaan air dan tentukan apakah ayam betina berkerumun di sekitar jalur nipple dan menghalangi akses ke sarang.
Pastikan tersedia cukup banyak sarang. Karena sekitar 80% flok akan bertelur dalam jangka waktu yang sama, kotak sarang bisa penuh sesak. Ayam yang tidak dapat dengan mudah menemukan tempat akan cenderung bertelur di lantai.
KESIMPULAN
Penting untuk mengelola produksi floor egg secara proaktif. Latih pullet di awal masa pemeliharaan dengan penekanan pada mobilitas yang baik. Pastikan kotak sarang dalam produksi menarik dan mudah diakses.
- Jika floor egg muncul, lokasi dan waktu dapat memberikan petunjuk tentang mengapa ayam betina memilih untuk bertelur di lantai daripada di sarang.
Pengamatan yang baik dan mengambil tindakan pada tanda pertama produksi floor egg dapat membantu mengurangi masalah di awal produksi.