Bojonegoro ganti program domba dengan program ayam petelur
Setiap masyarakat miskin akan menerima 50-60 ekor ayam petelur.
Program Domba Kesejahteraan di Bojonegoro, Jawa Timur, yang sudah berjalan sekitar dua tahun sejak akhir 2023, tahun ini dipastikan dihapus.
Program yang digunakan untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut akan diganti dengan program ayam petelur.
Di 2023, penerima Program Domba Kesejahteraan adalah sebanyak 160 penerima. Kemudian 2024 ditambah menjadi 1.000 penerima. Bahkan di perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah, kembali ditambah 160 penerima.
Elfia Nuraini, Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro mengatakan Program Domba Kesejahteraan tahun ini dialihkan untuk program ayam petelur.
Teknis pelaksanaan program tersebut sama dengan Program Domba Kesejahteraan. Namun, ternak yang diberikan diganti dengan ayam petelur.
Penerima bantuan
Penerima bantuan dari program ayam petelur adalah masyarakat miskin yang masuk di data kemiskinan daerah. Setiap masyarakat miskin akan menerima 50-60 ekor ayam petelur.
Elfia mengatakan anggaran untuk program tersebut adalah Rp 7 miliar. Nominal tersebut pegeseran domba kesejahteraan. Ayam petelur yang diberikan ke penerima berasal dari pembibit resmi.
“Tentu dengan spesifikasi sudah ditetapkan. Diambil dari perusahaan yang sudah memiliki lisensi,” ujarnya.
Kurangi kemiskinan
Bupati Bojonegoro Wahono mengatakan pihaknya berupaya mengurangi angka kemiskinan dengan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui program beternak ayam petelur.
“Fokus pemerintah kabupaten adalah untuk mengurangi kemiskinan dengan target tahun depan angka kemiskinan di 7%,” ungkapnya.