Site icon aviNews, la revista global de avicultura

Cimory tebar dividen tunai Rp 1,59 triliun

Escrito por: aviNews Indonesia
PDF

Cisarua Mountain Dairy (Cimory) akan membagikan dividen dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025 setelah mendapat persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) belum lama ini.

RUPS tersebut menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,59 triliun atau setara dengan 78,06% dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025 yang mencapai Rp 2,03 triliun.

Manajemen Cimory menyampaikan bahwa alokasi tersebut sudah termasuk dividen interim Rp 793,47 miliar yang dibayar pada 30 Oktober 2025.

Dividen final akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam recording date pada 21 April 2026 dengan tanggal pembayaran dividen final 30 April 2026. Sehingga setiap saham akan memperoleh dividen final sebesar Rp 100 dengan memperhatikan peraturan perpajakan yang berlaku, tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sedangkan sisa laba bersih akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk pengembangan kegiatan usaha perseroan.

Margin 2025 naik ke 18,9%

Sebelumnya diberitakan, Cimory mencatat margin laba bersih sebesar 18,9% pada 2025, meningkat dari 16,8% pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini terjadi seiring pertumbuhan laba bersih yang mencapai Rp 2,03 triliun.

Manajemen Cimory menyampaikan peningkatan kinerja terjadi sejalan dengan penguatan operasional dan pertumbuhan penjualan. Laporan tahunan mencatat laba usaha meningkat 35,76% menjadi Rp 2,27 triliun.

Penjualan bersih mencapai Rp 10,72 triliun, meningkat 18,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara laba bruto tercatat Rp 4,85 triliun atau meningkat 18,89% dibandingkan periode sebelumnya, sebagaimana disampaikan dalam laporan tahunan Cimory 2025.

Pertumbuhan laba bersih tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan. Laba bersih mencapai Rp 2,03 triliun atau naik 33,80% dibandingkan Rp 1,52 triliun pada 2024.

Kenaikan margin laba bersih menjadi 18,9% terjadi bersamaan dengan peningkatan margin laba bruto yang berada di level 45,3% pada 2025. Pada tahun sebelumnya, margin laba bruto tercatat 45,2%.

Dari sisi struktur pendapatan, segmen makanan olahan menjadi kontributor terbesar dengan nilai penjualan Rp 6,65 triliun atau setara 62% dari total penjualan. Segmen produk olahan susu mencatat penjualan Rp 4,07 triliun atau berkontribusi 38%.

Distribusi penjualan menunjukkan ritel modern menyumbang 39% dari total penjualan. Sementara perdagangan umum berkontribusi 36% dan jaringan Miss Cimory sebesar 21%.

PDF
Exit mobile version