Site icon aviNews, la revista global de avicultura

Indonesian Cage-Free Association akan menyelenggarakan Pertemuan Anggota Nasional ke-2 di Surabaya

Escrito por: aviNews Asia
PDF

Konten ini tersedia dalam: English

The Indonesian Cage-Free Association (ICFA) akan menyelenggarakan Pertemuan Anggota Nasional Tahunan ke-2 di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 11 Juni 2026.

Menurut ICFA, pertemuan ini merupakan forum strategis yang mempertemukan produsen telur bebas sangkar dari seluruh Indonesia. Pertemuan ini juga berfungsi sebagai katalis untuk penyelarasan industri, memungkinkan para pemangku kepentingan untuk bertukar wawasan, mengadopsi praktik terbaik, dan menanggapi secara kolektif tren yang muncul yang membentuk sektor telur bebas sangkar.

“Forum ini menyediakan platform penting untuk mengevaluasi kemajuan, mengatasi tantangan utama, dan membuka peluang baru dalam transisi menuju sistem bebas sangkar. Dengan mendorong kolaborasi yang lebih kuat di antara anggota, kami terus memperkuat kepemimpinan kami dalam memajukan produksi unggas yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan hewan di Indonesia,” kata ICFA.


aviNews Asia dan aviNews Indonesia adalah mitra media untuk Pertemuan Anggota Nasional Tahunan ke-2 ICFA. Arief Fachrudin, Koordinator Asia dari aviNews akan hadir dan meliput pertemuan tersebut.


Peran penting ICFA

ICFA mengamati bahwa industri unggas di Indonesia berada pada titik perubahan kritis, di mana keberlanjutan, kesejahteraan hewan, dan daya saing pasar menjadi sangat penting.

Sebagai respons terhadap ekspektasi konsumen yang terus berkembang dan standar global, produksi telur tanpa sangkar telah muncul sebagai pendekatan transformatif yang menyelaraskan tanggung jawab etis dengan nilai bisnis jangka panjang.

Transisi ini diperkuat oleh pemerintah Indonesia melalui peraturannya (Permentan No. 32 Tahun 2025) tentang sistem kandang untuk ayam petelur, yang menyediakan kerangka peraturan yang jelas dan menandakan komitmen nasional yang kuat terhadap produksi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan hewan.

Dalam konteks ini, ICFA memainkan peran penting dalam menyatukan para produsen, memajukan praktik terbaik, dan mempertahankan adopsi sistem bebas sangkar secara nasional.

Pertemuan Anggota Nasional pertama: Sebuah tonggak sejarah

Pertemuan Anggota Nasional pertama ICFA, yang diadakan pada 17 Mei 2025 di Bali, menandai tonggak penting dalam pengembangan ekosistem bebas sangkar di Indonesia.

Acara tersebut mempertemukan lebih dari 50 peserta, termasuk anggota ICFA dan pemangku kepentingan utama dari industri unggas, dengan dukungan kuat dari sponsor acara.

Pada saat pertemuan, ICFA memiliki 17 anggota. Sejak itu, asosiasi ini telah menunjukkan pertumbuhan yang substansial, berkembang menjadi 45 anggota — mencerminkan peningkatan keterlibatan industri dan momentum yang kuat menuju adopsi sistem bebas sangkar di Indonesia.

Sebagai pertemuan nasional pertama, pertemuan tersebut berfungsi sebagai platform penting bagi produsen telur bebas sangkar untuk terhubung, menyelaraskan, dan mendiskusikan isu-isu yang muncul yang membentuk sektor ini.

Pertemuan tersebut juga menampilkan sesi seminar dengan Humane Farm Animal Care (HFAC), sebuah badan sertifikasi, dan Rainforest Alliance, yang memberikan wawasan berharga tentang proses sertifikasi dan sistem ketertelusuran di sektor komoditas berkelanjutan lainnya, menawarkan pelajaran yang relevan untuk kemajuan industri telur bebas sangkar di Indonesia.

Pertemuan Anggota Nasional pertama ICFA diadakan pada 17 Mei 2025 di Bali.

Tentang ICFA

ICFA adalah asosiasi nasional yang mendukung dan memberdayakan peternak ayam petelur tanpa sangkar di seluruh Indonesia.

ICFA berkomitmen untuk mempromosikan kesejahteraan hewan, memajukan peternakan unggas berkelanjutan, dan memperkuat akses pasar bagi produsen lokal.

  1. Mempromosikan praktik tanpa sangkar yang selaras dengan prinsip kesejahteraan hewan dan standar internasional.
  2. Menyediakan pelatihan, bantuan teknis, dan platform berbagi pengetahuan.
  3. Menghubungkan peternak dengan mitra industri dan pembeli yang berkomitmen terhadap kesejahteraan hewan.
  4. Mendukung kesiapan untuk sertifikasi kesejahteraan hewan, termasuk HFAC.

Fakta:

PDF
Exit mobile version