02 Des 2025

Janu Putra akan bangun peternakan ayam petelur dan tambah kapasitas pembibitan

Dengan ekspansi tersebut, Janu Putra menatap 2026 dengan optimisme yang terukur dan berorientasi jangka panjang.

Janu Putra Sejahtera tahun depan akan berekspansi untuk memperluas pasarnya secara bertahap.

Perusahaan unggas terintegrasi yang berbasis di Yogyakarta ini menyiapkan dua fokus ekspansi di 2026:

  • Pengembangan peternakan ayam petelur di Kalimantan. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan peningkatan kebutuhan pangan berbasis protein hewani di wilayah tersebut.
  • Peningkatan kapasitas pembibitan ayam untuk memperkuat suplai DOC untuk kebutuhan internal. Langkah ini diharapkan mendukung efisiensi dan kapasitas perusahaan secara berkelanjutan.

“Kami terus memperkuat efisiensi dan mengembangkan kapasitas pembibitan, sambil memperluas pasar secara bertahap,” ujar Direktur Fadhl Muhammad Firdaus.

Dengan momentum positif dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dukungan kebijakan pangan nasional, Janu Putra menatap 2026 dengan optimisme yang terukur dan berorientasi jangka panjang.

Penguatan fundamental sepanjang 2025

Janu Putra mencatat penguatan fundamental sepanjang 2025.

Meski industri perunggasan terus menghadapi berbagai dinamika, perusahaan menunjukkan peningkatan aset biologis dan stabilitas operasional, sehingga memperkuat fondasi kapasitas produksi untuk periode mendatang.

Berlanjut setelah iklan.

Langkah ini menjadi sinyal positif di tengah meningkatnya kebutuhan protein hewani nasional, terutama daging ayam dan telur.

Janu Putra membukukan kenaikan aset biologis sebesar 36%, dari Rp 160,16 miliar pada akhir 2024 menjadi Rp 217,95 miliar per 30 September 2025.

Total aset juga naik menjadi Rp 478,21 miliar. Peningkatan aset produktif ini memberikan dasar kuat bagi perusahaan untuk menjaga kesinambungan produksi.

Data konsumsi terakhir pemerintah melalui Statistik Pangan 2024 (Badan Pangan Nasional, Maret 2024) mencatat bahwa daging unggas berkontribusi 66,03% terhadap konsumsi daging rumah tangga.

Kemudian, telur dikonsumsi oleh 93,9% rumah tangga, menunjukkan daya serap yang tetap kuat.

Sementara Outlook Peternakan 2024-2026 (Kementerian Pertanian, rilis Januari 2024) menempatkan konsumsi daging ayam nasional pada kisaran 14-15 kg per kapita pada 2026.

Seluruh publikasi tersebut merupakan data resmi terbaru yang tersedia hingga November 2025.

Kinerja operasional 2024 stabil

Di 2024, Janu Putra membukukan produksi:

Lokasi operasional yang terpusat di Jawa—wilayah dengan basis konsumsi unggas terbesar menurut Outlook Daging Ayam Ras Pedaging 2024 (Kementerian Pertanian, November 2023)—memperkuat posisi perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar secara efisien.

Program MBG dan investasi Danantara

Program MBG mulai diimplementasikan sejak Januari 2025 dan kini menjangkau 82,9 juta penerima.

Publikasi resmi pemerintah menegaskan bahwa daging ayam dan telur menjadi komponen utama menu program tersebut.

Implementasi program MBG telah meningkatkan kebutuhan pasokan daging ayam dan telur di banyak daerah, memberikan dorongan nyata bagi pelaku industri, termasuk Janu Putra, terutama pada segmen ayam pedaging dan ayam petelur.

Prospek sektor perunggasan diperkuat oleh rencana Danantara—platform investasi pangan pemerintah—untuk menyalurkan Rp 20 triliun bagi penguatan sektor pertanian dan peternakan.

Ini membuka peluang penguatan rantai pasok dan kemitraan bagi pelaku industri seperti Janu Putra.

PDF

Terkait dengan Peralatan dan fasilitas
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan