24 Sep 2025

Pentingnya kesehatan hewan terhadap produksi protein hewani dan ekonomi

Hal ini jadi topik bahasan penting dalam konferensi World Organisation for Animal Health (WOAH) ke-34 di Jakarta.

Kesehatan hewan tidak hanya penting untuk mengendalikan penyakit, tetapi juga untuk menjamin ketersediaan protein hewani yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH), serta untuk kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Indonesia, Sudaryono saat membuka konferensi World Organisation for Animal Health (WOAH) komisi regional Asia dan Pasifik ke-34, di Jakarta.

Sudaryono mengatakan penyelenggaraan konferensi ini penting karena menjadi satu bentuk kontribusi Indonesia dalam keanggotaannya dan dapat memperluas jaringan dan meningkatkan kerja sama internasional dalam bidang kesehatan hewan.

“Konferensi ini diadakan pada saat yang genting ketika kita menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari penyakit hewan lintas batas dan zoonosis hingga ancaman obat antimikroba. Tantangan-tantangan ini mengingatkan kita bahwa kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan saling berhubungan,” terangnya.

“Wabah terkini seperti penyakit mulut dan kuku, rabies, flu burung yang sangat patogen, dan demam babi Afrika telah menunjukkan kepada kita betapa cepatnya penyakit menyebar dan bagaimana penyakit tersebut memengaruhi mata pencaharian, ketahanan pangan, dan bahkan perdagangan internasional.”

Pada konferensi itu, Sudaryono juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh delegasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kesehatan hewan.

“Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada organisasi kesehatan hewan, mitra kami, dan seluruh delegasi atas dedikasi dan upaya berkelanjutan anda untuk menjaga kesehatan hewan, yang merupakan hal mendasar bagi ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan,” paparnya.

Berlanjut setelah iklan.

Pentingnya penguatan kolaborasi

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengatakan  bahwa kesehatan hewan sangat penting, sebab bila hewan sehat, maka manusia juga sehat.

“Masa depan bergantung pada seberapa baik kita bekerja sama untuk melindungi kehidupan dalam semua dimensinya. Kita tahu bahwa kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan harus berdiri berdampingan untuk bersiap menghadapi keadaan darurat kesehatan dan membangun sistem yang tangguh,” terangnya.

Sejalan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda menegaskan bahwa konferensi ini akan memperkuat kolaborasi anggota dalam sektor kesehatan hewan sehingga meningkatkan pengendalian terhadap penyakit hewan, mendeteksi dengan cepat penyakit hewan dan menahan wabah.

“Kita terus memperkuat kolaborasi anggota untuk membangun sistem agar penyakit hewan dapat terdeteksi lebih cepat, sehingga tindakan pencegahan dapat diambil, serta menahan wabah,” kata Agung.

Presiden WOAH World Assembly of Delegates, Susana Pombo, mengungkapkan harapannya agar konferensi ini bukan hanya momen refleksi tetapi menjadi batu loncatan untuk tindakan yang didasarkan pada sains yang dibangun di atas solidaritas dan didorong oleh keinginan masa depan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi hewan dan manusia.

Kementerian Pertanian berharap konferensi ini akan menghasilkan rekomendasi konkret dan langkah-langkah tindakan yang dapat ditindaklanjuti untuk mengatasi tantangan mendesak dalam kesehatan hewan di seluruh negara di Asia dan Pasifik, khususnya yang berkaitan dengan zona penyakit hewan transponder, zoonosis, dan meningkatnya ancaman resistensi antimikroba.

PDF

Terkait dengan Kesehatan hewan
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan