29 Des 2025

PERMINDO bertekad jadi wadah peternak rakyat mandiri

PERMINDO diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan peternak rakyat mandiri dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Karena upaya penguatan posisi peternak rakyat mandiri di perkembangan industri perunggasan nasional dinilai semakin mendesak, para perwakilan peternak rakyat mandiri dari berbagai daerah sepakat membentuk Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (PERMINDO).

Organisasi ini dijadikan sebagai wadah kolektif untuk menyatukan suara, memperjuangkan kepentingan, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan peternak rakyat mandiri agar tetap mampu bertahan dan bertumbuh.

Sebagai langkah awal konsolidasi, musyawarah telah dilakukan untuk menetapkan struktur inti PERMINDO, di mana:

  • drh Hartono dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina
  • Kusnan sebagai Ketua Umum
  • Heri Irawan sebagai Sekretaris Jenderal
  • Asep Saepudin sebagai Bendahara Umum

Struktur organisasi secara lengkap akan dikembangkan dan disempurnakan dalam rapat-rapat lanjutan.

Wadah perjuangan peternak rakyat mandiri

Ketua Umum PERMINDO, Kusnan, menegaskan bahwa organisasi ini hadir sebagai wadah perjuangan peternak rakyat mandiri yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sarana produksi peternakan (sapronak) dengan harga yang wajar.

PERMINDO berkomitmen memperjuangkan aspirasi peternak agar keberlangsungan usaha mereka tetap terjaga, mengingat banyak peternak yang sepenuhnya menggantungkan penghidupan dari sektor perunggasan.

Berlanjut setelah iklan.

“Untuk mencapai tujuan tersebut, kami akan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun asosiasi yang telah lebih dulu eksis. Kami ingin memastikan peternak rakyat mandiri dapat tumbuh bersama, bukan tertinggal. Dengan sinergi dan kolaborasi yang sehat, kami berharap peternak tumbuh, integrasi tumbuh, dan pemerintah berperan sebagai penengah, sehingga iklim usaha perunggasan dapat memberikan manfaat yang adil bagi seluruh pelaku,” terang Kusnan.

Persoalan serius di sisi hulu

Peternak rakyat mandiri asal Bogor, Istanto, menyampaikan bahwa harga ayam di tingkat peternak saat ini mulai menunjukkan kondisi yang lebih stabil. Ia mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas tersebut.

Meski demikian, ia menyoroti persoalan serius di sisi hulu, terutama terkait ketersediaan dan harga sapronak.

Menurutnya, peternak rakyat mandiri saat ini masih menghadapi kesulitan dalam memperoleh sapronak, khususnya day old chick (DOC – anak ayam umur sehari), dengan harga yang wajar. Bahkan, harga DOC dilaporkan telah melonjak hingga di atas Rp 7.000 per ekor.

Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan biaya operasional kandang dan menekan margin usaha peternak.

“Saya berharap dengan terbentuknya PERMINDO, peternak rakyat mandiri memiliki wadah untuk mendapatkan DOC, pakan, dan sapronak lainnya dengan harga yang lebih wajar,” kata Istanto.

“Dengan begitu, usaha peternak tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang. Kami juga berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada peternak rakyat mandiri yang menggantungkan hidupnya dari usaha budi daya broiler (ayam pedaging).”

Harga dan ketersediaan DOC

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal PERMINDO, Heri Irawan, mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga ayam di tingkat peternak dalam tiga bulan terakhir.

Meski demikian, ia mengamati bahwa masih terdapat tantangan mendasar yang perlu segera dibenahi, khususnya terkait harga dan ketersediaan DOC.

“Ketika harga ayam hidup berada pada level yang baik dan stabil, peternak justru berpotensi tidak dapat menikmati kondisi tersebut akibat tingginya harga DOC,” kata Heri.

“Pembentukan PERMINDO juga dilatarbelakangi oleh kuatnya aspirasi peternak rakyat mandiri di berbagai daerah yang membutuhkan wadah resmi untuk menyampaikan kepentingan dan memperjuangkan keberlangsungan usaha mereka.”

Ke depan, Heri yakin persaingan di sektor perunggasan bukan lagi soal besar atau kecilnya usaha pelaku, melainkan persaingan antar ekosistem. Karena itu, PERMINDO diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan peternak rakyat mandiri dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga tercipta ekosistem usaha perunggasan yang kuat dan berkelanjutan.

Rencana pembentukan Koperasi PERMINDO

Sebagai langkah penguatan fungsi ekonomi organisasi, PERMINDO juga merencanakan pembentukan Koperasi PERMINDO.

Koperasi ini dirancang sebagai instrumen bisnis resmi sekaligus sumber pendapatan organisasi, yang akan menjalankan berbagai kegiatan ekonomi seperti:

Melalui skema ini, PERMINDO berharap dapat memperkuat kemandirian peternak sekaligus meningkatkan posisi tawar mereka dalam struktur industri perunggasan.

PDF

Terkait dengan Pasar
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan