Bisnis peternakan komersial menjadi kontributor terbesar bagi Japfa Comfeed Indonesia dengan penjualan sebesar Rp 7,04 triliun di kuartal I-2026. Penjualan dari segmen bisnis ini meningkat 26,3% secara tahunan.
Sebagai informasi, Japfa Comfeed Indonesia membukukan laba bersih Rp 1,82 triliun pada kuartal I-2026. Perolehan ini melonjak 166,9% dibanding kuartal yang sama tahun lalu sebesar Rp 680,4 miliar.
Kenaikan laba ini sejalan dengan kinerja penjualan bersih perusahaan yang meningkat 23,6% secara tahunan, menjadi Rp 17,71 triliun di kuartal I-2026.
Bisnis pakan ternak jadi kontributor peringkat ke-2
Menyusul di belakang bisnis peternakan komersial, penjualan dari segmen bisnis pakan ternak meningkat 25,6% secara tahunan menjadi Rp 4,87 triliun.
Penjualan segmen bisnis pengolahan hasil ternak dan produk konsumen naik 24,6% menjadi Rp 3,19 triliun, sedangkan budidaya perairan tumbuh 4,4% menjadi Rp 1,22 triliun.
Sementara penjualan dari segmen usaha lain seperti pembibitan unggas tumbuh 29,8% secara tahunan jadi Rp 1,09 triliun di kuartal I-2026, kemudian perdagangan dan lain-lain tercatat sebesar Rp 617,5 miliar.
Penjualan didominasi pasar domestik
Berdasarkan wilayah penjualan, Japfa Comfeed Indonesia mengandalkan pasar domestik yang berkontribusi sebesar Rp 17,34 triliun atau setara 97,9% terhadap total penjualan.
Sedangkan kontribusi pasar ekspor hanya 2,1% atau sekitar Rp 374,2 miliar. Namun secara tahunan, penjualan ekspor Japfa Comfeed Indonesia meningkat hampir 50%.