07 Mei 2026

Pioneerindo cetak laba Rp 17,41 miliar di kuartal I-2026

Angka laba bersih itu melonjak 2.500% dari Rp 669,61 juta pada periode yang sama tahun 2025.

Pioneerindo Gourmet Internasional, perusahaan pengelola jaringan resto ayam cepat saji California Fried Chicken (CFC) Indonesia, mencetak laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 17,41 miliar sepanjang kuartal I-2026.

Angka laba bersih tersebut melonjak 2.500% dari Rp 669,61 juta pada periode yang sama tahun 2025, seperti yang dilaporkan oleh Investor ID.

Karena itu, laba per saham Pioneerindo melesat ke Rp 78,9 per 31 Maret 2026 dari sebelumnya hanya Rp 3 per saham.

Lonjakan laba yang sangat signifikan tersebut ditopang oleh pendapatan usaha bersih perseroan yang melompat sekitar 20% ke Rp 204,53 miliar dari Rp 169,16 miliar.

Sementara beban pokok penjualan naik 14% menjadi Rp 76,21 miliar dari Rp 66,6 miliar.

Pioneerindo mencatatkan laba bruto Rp 128,31 miliar di kuartal I-2026, dari sebelumnya Rp 102,55 miliar.

Perusahaan juga terbukti mampu menjaga beban penjualan serta beban umum dan administrasi sehingga laba usaha tetap kuat di Rp 20,7 miliar, dibandingkan kuartal I-2025 Rp 1,93 miliar.

Berlanjut setelah iklan.

Total aset Pioneerindo per 31 Maret 2026 adalah Rp 391,59 miliar, liabilitas Rp 188,18 miliar, serta ekuitas Rp 203,4 miliar.

Saham perusahaan diparkir melonjak 25% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 1.175 per akhir sesi I pada 4 Mei 2026.

Bursa Efek Indonesia juga baru membebaskan saham Pioneerindo dari papan pemantauan khusus full call auction (FCA) per 4 Mei 2026.

PDF

Terkait dengan Olahan
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan