Yum! Brands, induk usaha dari KFC, Taco Bell dan Pizza Hut, menjual bisnis Pizza Hut global kepada LongRange Capital dan Yum! China dalam dua transaksi terpisah sekitar Rp 47,88 triliun.
LongRange Capital akan mengakuisisi sebagian besar bisnis Pizza Hut sekitar Rp 26,60 triliun. Sementara Yum! China mengambil alih operasional Pizza Hut di China sekitar Rp 21,28 triliun, seperti dilansir oleh CNBC.
Yum! Brands menyebut penjualan ini merupakan hasil evaluasi strategis untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham dan memberikan struktur kepemilikan yang lebih sesuai bagi masing-masing pasar.
Keputusan itu diambil setelah Pizza Hut bertahun-tahun menghadapi tekanan bisnis, termasuk kehilangan pangsa pasar di Amerika Serikat akibat persaingan dengan Domino’s Pizza dan berkembangnya layanan pesan antar pihak ketiga seperti DoorDash.
Dari kedua transaksi tersebut, Yum! Brands memperkirakan menerima dana bersih sekitar Rp 40,7 triliun setelah pajak dan biaya terkait. Transaksi ini diperkirakan rampung pada kuartal III-2026 setelah mendapat persetujuan regulator.
Berdasarkan dokumen regulator, hingga akhir 2025, Pizza Hut memiliki hampir 20.000 gerai di 108 negara dan wilayah dengan total penjualan sistem mencapai Rp 227,03 triliun. Amerika Serikat menjadi pasar terbesar dengan kontribusi sekitar 40% dari total penjualan, disusul China sekitar 20%.
Mengutip laman resmi Yum! Brands, perusahaan ini mengoperasikan dan mengelola lebih dari 63.000 restoran di 155 negara dan wilayah di bawah merek-merek ikoniknya antara lain KFC, Taco Bell, Pizza Hut dan Habit Burger & Grill. KFC, Taco Bell dan Pizza Hut merupakan pemimpin global dalam kategori ayam, makanan ala Meksiko dan pizza.

