21 Apr 2026

Bulog anggarkan Rp 5 triliun untuk bangun gudang dan silo baru

Pembangunan fasilitas-fasilitas tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah.

Bulog telah menyiapkan anggaran senilai Rp 5 triliun untuk membangun 100 unit gudang baru di berbagai daerah untuk memperkuat infrastruktur pasca panen, ungkap Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani.

Dari anggaran tersebut, sekitar Rp 4,4 triliun difokuskan untuk pembangunan infrastruktur utama. Sementara sisanya, Rp 560 miliar, dialokasikan khusus untuk mendukung mekanisasi, otomatisasi, serta sistem teknologi informasi.

“Yang paling kecil kapasitasnya 1.000 ton. Kemudian yang paling besar 3.500 ton dan untuk lokasinya berada di 92 kabupaten,” kata Ahmad.

Selain gudang, Bulog juga akan membangun fasilitas penyimpanan tambahan berupa silo – 6 silo untuk gabah dan 8 silo untuk jagung – guna meningkatkan daya tahan komoditas.

“Kita sedang menuju ke arah mekanisasi dan otomatisasi. Karena itu, kami belajar tentang transformasi teknologi agar fasilitas-fasilitas kami tidak kalah dengan fasilitas-fasilitas milik swasta,” kata Ahmad.

Disesuaikan dengan karakteristik wilayah

Pembangunan fasilitas-fasilitas tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Untuk daerah kepulauan yang minim produksi, gudang difokuskan sebagai tempat penyimpanan. Sementara di wilayah sentra produksi, fasilitas akan dilengkapi dengan pengering, penggilingan, hingga pengemasan, terang Ahmad.

Berlanjut setelah iklan.

Sebelum pembangunan dimulai, Bulog akan memastikan seluruh lokasi telah melalui kajian teknis yang ketat, termasuk uji kelayakan tanah dan kemiringan lahan agar mendukung operasional logistik.

PDF

Terkait dengan Peralatan dan fasilitas
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan