


Kementerian Pertanian akan melakukan langkah strategis untuk membangun sistem pembibitan dan pakan nasional yang dikawal oleh BUMN sebagai penyangga utama kebutuhan bibit dan pakan, dengan dukungan investasi hingga mencapai Rp 20 triliun, menurut keterangan resmi pemerintah.
Amran Sulaiman, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, mengatakan penguatan sektor pembibitan dan pakan oleh BUMN bukan untuk mengambil alih peran peternak rakyat, namun untuk memastikan ketersediaan bibit unggul dan pakan yang terjamin bagi peternak rakyat di seluruh Indonesia.
“Pembibitan dan pakan harus didukung oleh BUMN agar peternak kecil tidak kesulitan bibit dan pakan. Sementara budidaya tetap dilakukan oleh peternak rakyat. Inilah ekosistem yang sehat dan saling menopang,” kata Amran.
Menurutnya, strategi ini akan membangun rantai nilai yang kuat dari hulu ke hilir. Dengan pembibitan nasional yang kuat di bawah BUMN, kualitas genetik ternak bisa ditingkatkan, produktivitas meningkat, dan risiko kekurangan pasokan dapat ditekan. Sementara itu, peternak rakyat tetap menjadi tulang punggung budidaya, memastikan pemerataan ekonomi di pedesaan di seluruh Indonesia.
“Kita ingin agar peternak rakyat tidak hanya bertahan, tapi naik kelas. Pemerintah hadir untuk membangun ekosistem, bukan untuk menggantikan peran mereka,” tegas Amran.
Arah investasi Rp 20 triliun
Amran juga mengungkapkan bahwa rencana investasi sebesar Rp 20 triliun diarahkan untuk memperkuat rantai pasok pembibitan, pemeliharaan atau budidaya, serta industri pakan lokal.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun pusat-pusat pembibitan modern, laboratorium genetik, serta fasilitas distribusi bibit dan pakan yang terintegrasi dengan sistem logistik nasional.
Amran menegaskan bahwa langkah besar ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia berdaulat pangan dan mandiri protein hewani berbasis pulau. Dengan sistem yang terintegrasi, Indonesia diharapkan tak lagi tergantung pada impor bakalan atau bibit unggul dari luar negeri.
“Kalau bibit dan pakan kita kuat, peternakan nasional pasti mandiri. Kuncinya ada pada kolaborasi antara negara, BUMN, dan rakyat,” katanya.
Kebijakan untuk memperkuat peternak rakyat
Amran ingin peternak rakyat di seluruh wilayah di Indonesia tidak merasa khawatir terhadap perubahan kebijakan yang tengah dijalankan pemerintah. Menurutnya, seluruh kebijakan tersebut justru dirancang untuk memperkuat posisi peternak rakyat sebagai pelaku utama di lapangan.
“Sekarang saatnya peternak rakyat bangkit. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka tidak sendirian. Kita siapkan dukungan bibit, pakan, teknologi, bahkan akses pembiayaan,” ungkapnya.
Pemerintah, tegas Amran, berkomitmen agar proses budidaya tetap di tangan rakyat, sementara BUMN berperan sebagai penyangga strategis untuk memastikan keberlanjutan pasokan dan kestabilan harga di pasar. Kolaborasi ini akan menciptakan model ekonomi baru yang berpihak kepada peternak, sekaligus meningkatkan daya saing sektor peternakan, khususnya perunggasan nasional.
“Kita bangun ekosistem, bukan sekadar proyek. Tujuan akhirnya adalah kemandirian, dan itu hanya bisa dicapai kalau peternak rakyat ikut tumbuh bersama,” tambahnya.
Selain itu, program ini akan membuka lapangan kerja baru di berbagai sektor pendukung, seperti logistik, pakan, transportasi, dan pengolahan hasil peternakan.
“Peternakan itu bukan hanya soal ternak, tapi soal martabat ekonomi rakyat. Saat peternak rakyat bangkit, maka ketahanan pangan nasional ikut kuat,” pungkas Amran.
PENULIS

Resistensi antimikroba dalam rantai pangan unggas dan strategi baru untuk pengendalian bakteri
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pentingnya pelatihan staf tentang isu kesejahteraan hewan di industri unggas
M. Verónica Jiménez Grez
Pengendalian hama tikus adalah kunci dalam biosekuriti dan keberlanjutan unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Inisiatif Salmonella di industri unggas AS selama tahun 2024
Bill Potter
Pembersihan dan desinfeksi kandang berdinding terbuka dan produksi broiler pada musim lembab
Mabel Sibonginkosi Ndebele
Kualitas anak ayam – bagian II
H&N Technical Team
Cara memaksimalkan manfaat dari sarang komunitas Van Gent bagian 2 – Manajemen
Winfridus Bakker
Faktor dan strategi yang membantu meningkatkan kenyamanan termal unggas
Humberto Marques Lipori
Solusi potensial untuk sindrom hemoragik hati berlemak pada ayam petelur
Edgar O. Oviedo-Rondón
Newcastle disease: Mengetahui virusnya dengan lebih baik untuk membuat keputusan pengendalian terbaik. Bagian I
Eliana Icochea D’Arrigo
Varian virus Infectious Bursal Disease: Tantangan bagi vaksin komersial?
Arlen P. Gomez Gloria C. Ramirez-Nieto Maria Paula Urian Avila
Sorotan penelitian dari International Poultry Scientific Forum 2025
Edgar O. Oviedo-Rondón
Wawancara dengan Fahad Alfayez
Fahad Alfayez
Asam hipoklorit, era baru dalam pemurnian air!
José Luis Valls García
Mengelola floor egg pada broiler breeder
Cobb Technical Services Team
Rearing: “Awal yang tepat” untuk produksi telur yang unggul
Kali Simioni
Vaccinating for Marek’s? Don’t be Thrown Off by PFU Levels
Isabel M. Gimeno
Praktik biosekuriti untuk melindungi peternakan anda dari avian influenza
Dr. Algis Martínez - DVM -ACPV Diplomate
Mengapa kita harus memisahkan bungkil kedelai berdasarkan asalnya dalam formulasi pakan unggas?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Keberlanjutan untuk industri unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón Minliang Yang
Teknologi mesin penglihatan untuk memantau kesejahteraan unggas
Lilong Chai
Distribusi ayam yang tidak merata dapat menyebabkan kerugian
Brian Fairchild Michael Czarick
Infeksi Enterococcus mengurangi daya tetas dan meningkatkan kematian dini
Edgar O. Oviedo-Rondón
Mendeteksi broiler pada berbagai usia dengan model deep learning yang canggih
Lilong Chai
Manajemen jantan breeder untuk performa yang lebih baik
Gabriel Novaes - Veterinarian and Animal Reproduction Specialist at Cobb-Vantress Luciano Keske - Veterinarian and Associate Director of Technical Service at Cobb-Vantress for Latin America and Canada
Zoonosis avian influenza
Gary García-Espinosa
Gelombang panas dan pentingnya lingkungan pada ayam petelur
Alessandra Arno Iran José Oliveira da Silva
Tanin terkondensasi dan mikotoksin pada sorgum genotipe cokelat: Tantangan baru yang harus diatasi dalam produksi unggas
Dr. Marta Jaramillo
Manajemen pemberian pakan pada ayam petelur
H&N Technical Department
BioZyme® mengandalkan AO-Biotics® untuk menyelesaikan misinya
Biozyme Technical Team
Keberlanjutan dalam produksi unggas melalui penggunaan feses unggas yang efisien
Zucami Technical Team
Ringkasan pembelajaran dari Pertemuan Kelompok Penelitian Inkubasi & Fertilitas (IFRG) ke-49
Edgar O. Oviedo-Rondón
Unggas itu baik, orang harus mengetahuinya
Nicolò Cinotti
Kualitas anak ayam – Bagian I
H&N Technical Team
Kemajuan dalam strategi vaksin Salmonella unggas: Menyeimbangkan keamanan dan imunogenisitas
Santiago Uribe-Diaz
Bagaimana nutrisi unggas dapat dioptimalkan untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Program pemberian pakan dengan cahaya sinyal untuk flok breeder
Chance Bryant
Dampak stres kronis dan radang usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian II
Guillermo Tellez-Isaias
Antioksidan pada pakan layer
Christine Laganá
Alasan mengapa dunia beralih ke sangkar komunitas
Winfridus Bakker
Dari pengolahan ayam pedaging: Persiapan memberi makan bergizi pada dunia!
Eduardo Cervantes López
Bulu, kipas, dan Fahrenheit: Panduan utama untuk kenyamanan anak ayam!
Udaykumar Mudbakhe
Depresi, kecepatan udara dan jalur udara masuk
Brian Fairchild Michael Czarick
AO-Biotics® EQE, postbiotik baru yang menghasilkan keuntungan ekonomi pada ayam petelur
Biozyme Technical Team
Wawancara Evelien Germeraad
Evelien Germeraad
Probiotik, prebiotik, dan zat fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 2
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Probiotik, prebiotik dan substansi fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 1
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Vaksinasi in ovo dengan teknologi Embrex® membantu mendukung respons imun yang lebih awal dan lebih kuat pada anak ayam
Zoetis Technical Team
Ukuran telur
H&N Technical Team
Wawancara dengan Brian Fairchild
Brian Fairchild
Kedelai dengan kadar oleat tinggi dan dampaknya terhadap kualitas telur dan daging unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Metapneumovirus – epidemiologi dan musim
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pengendalian serangga dalam produksi unggas
Gracieli Araujo Specialist in Animal Welfare - Cobb LatCan
Dampak stres kronis dan peradangan usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian I
Guillermo Tellez-Isaias
Aplikasi saponin dalam produksi unggas
Ken Bafundo
Parameter kualitas kedelai dan bahan baku protein alternatif dalam nutrisi unggas
Güner GÖVENÇ
Patologi sistem imun dalam diagnosis imunosupresi pada unggas
Nestor Ledesma Martínez
Kesejahteraan hewan dan kecerdasan buatan: kombinasi dari perunggasan masa kini atau masa depan?
Dra. Elein Hernández
Memajukan kesehatan unggas: Peranan analisis prediktif dalam pencegahan penyakit
Talha Siddique
Kepatuhan biosekuriti: Keseimbangan antara budaya, kepribadian, pengalaman, edukasi dan teknologi
Edgar O. Oviedo-Rondón