


Fast Food Indonesia, perusahaan restoran cepat saji yang dimodali Gelael dan Salim Group, sedang memasuki fase ekspansi yang atraktif berkat kolaborasi baru dengan perusahaan terafiliasi Haji Isam.
Bahkan menurut para analis, saham Fast Food bisa loncat 100% lebih.
Perusahaan telah melepas sebagian saham anak usahanya, Jagonya Ayam Indonesia, kepada Shankara Fortuna Nusantara (SFN), perusahaan yang terafiliasi dengan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, pengusaha terdepan asal Kalimantan.
“Masuknya SFN memberikan sentimen baru yang positif, sekaligus memperkuat prospek pemulihan kinerja Fast Food ke depan,” tulis analis Samuel Sekuritas Indonesia, Jonathan Guyadi dan Kenzie Keane dalam risetnya.
Selama ini, Fast Food memiliki struktur pemegang saham yang solid:
Gelael Group dan Salim Group telah menjalin kemitraan strategis jangka panjang sejak 1990.
Target ke depan
Hingga 2024, Fast Food telah memperluas jaringannya menjadi 715 gerai KFC dan Taco Bell (mayoritas adalah gerai KFC) yang tersebar di 36 provinsi dan 173 kota di seluruh Indonesia.
Ke depan, perusahaan fokus memperkuat pertumbuhan jangka menengah-panjang melalui optimalisasi gerai dan ekspansi jaringan. Langkah ini mencakup pembukaan gerai baru dan relokasi ke wilayah yang masih kurang terlayani, seperti kota-kota sekunder dan pulau-pulau hub, mengingat saat ini sekitar 70% restoran cepat saji masih terkonsentrasi di kota tier-1.
“Fast Food menargetkan pembukaan 50-70 gerai baru per tahun, dengan sasaran mencapai 1.000 gerai pada 2030,” kata Jonathan.
Jika eksekusi berjalan baik, dia memperkirakan pendapatan Fast Food pada 2026-2030 tumbuh dengan CAGR sebesar 11%. Hal ini bakal didukung oleh kenaikan produktivitas gerai dan pertumbuhan SSSG (Same-Store Sales Growth) berkelanjutan sebesar 2%.
Margin EBIT diproyeksikan pulih menjadi 4% pada 2030 atau setara level sebelum pandemi. Laba bersih bisa berbalik positif pada 2027, mencatatkan CAGR laba bersih 3 tahun sebesar 41,3% untuk mencapai Rp 302 miliar pada 2030.
Masuk ke bisnis perunggasan
Rencana Fast Food memasuki ke bisnis perunggasan yang terintegrasi melalui anak usaha dapat membuka sumber pendapatan baru dan mengamankan pasokan ayam internal.
“Hal ini berpotensi menurunkan biaya bahan baku sebesar 8-13% dan memperkuat margin jangka panjang,” jelas Jonathan.
Bisnis perunggasan milik Fast Food diperkirakan mulai beroperasi pada 2027 dengan potensi kontribusi pendapatan Rp 853 miliar, serta proyeksi CAGR 2027-2032 sebesar 5,2%.
Selain ekspansi operasional, perusahaan bakal mendapat manfaat dari pertumbuhan pesat industri food service Indonesia, yang diperkirakan mencatatkan CAGR sebesar 13% pada 2025-2030. Ini akan ditopang oleh platform delivery dan peningkatan daya beli rumah tangga.
Dengan berbagai faktor tersebut, Samuel Sekuritas merekomendasikan speculative buy saham Fast Food. Target harga saham perusahaan dipatok tinggi sebesar Rp 1.000, berbasis P/S sebesar 0,9 kali. Itu sejalan dengan valuasi perusahaan regional yang lebih besar.
Jika mengacu pada harga saat ini sebesar Rp 492, maka potensi kenaikan harga saham Fast Food lebih dari 100%, tepatnya 103,2%.
Lebih jauh, jika kapitalisasi pasar perusahaan meningkat menjadi Rp 4,6 triliun atau setara Rp 4.800 per saham, perusahaan berpeluang masuk MSCI Small Cap Index, yang dapat memicu arus dana masuk tambahan.
Risiko utamanya adalah jika daya beli lebih lemah dari perkiraan, isu geopolitik dapat memicu boikot berkepanjangan, dan volatilitas harga bahan baku.
PENULIS

Resistensi antimikroba dalam rantai pangan unggas dan strategi baru untuk pengendalian bakteri
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pentingnya pelatihan staf tentang isu kesejahteraan hewan di industri unggas
M. Verónica Jiménez Grez
Pengendalian hama tikus adalah kunci dalam biosekuriti dan keberlanjutan unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Inisiatif Salmonella di industri unggas AS selama tahun 2024
Bill Potter
Pembersihan dan desinfeksi kandang berdinding terbuka dan produksi broiler pada musim lembab
Mabel Sibonginkosi Ndebele
Kualitas anak ayam – bagian II
H&N Technical Team
Cara memaksimalkan manfaat dari sarang komunitas Van Gent bagian 2 – Manajemen
Winfridus Bakker
Faktor dan strategi yang membantu meningkatkan kenyamanan termal unggas
Humberto Marques Lipori
Solusi potensial untuk sindrom hemoragik hati berlemak pada ayam petelur
Edgar O. Oviedo-Rondón
Newcastle disease: Mengetahui virusnya dengan lebih baik untuk membuat keputusan pengendalian terbaik. Bagian I
Eliana Icochea D’Arrigo
Varian virus Infectious Bursal Disease: Tantangan bagi vaksin komersial?
Arlen P. Gomez Gloria C. Ramirez-Nieto Maria Paula Urian Avila
Sorotan penelitian dari International Poultry Scientific Forum 2025
Edgar O. Oviedo-Rondón
Wawancara dengan Fahad Alfayez
Fahad Alfayez
Asam hipoklorit, era baru dalam pemurnian air!
José Luis Valls García
Mengelola floor egg pada broiler breeder
Cobb Technical Services Team
Rearing: “Awal yang tepat” untuk produksi telur yang unggul
Kali Simioni
Vaccinating for Marek’s? Don’t be Thrown Off by PFU Levels
Isabel M. Gimeno
Praktik biosekuriti untuk melindungi peternakan anda dari avian influenza
Dr. Algis Martínez - DVM -ACPV Diplomate
Mengapa kita harus memisahkan bungkil kedelai berdasarkan asalnya dalam formulasi pakan unggas?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Keberlanjutan untuk industri unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón Minliang Yang
Teknologi mesin penglihatan untuk memantau kesejahteraan unggas
Lilong Chai
Distribusi ayam yang tidak merata dapat menyebabkan kerugian
Brian Fairchild Michael Czarick
Infeksi Enterococcus mengurangi daya tetas dan meningkatkan kematian dini
Edgar O. Oviedo-Rondón
Mendeteksi broiler pada berbagai usia dengan model deep learning yang canggih
Lilong Chai
Manajemen jantan breeder untuk performa yang lebih baik
Gabriel Novaes - Veterinarian and Animal Reproduction Specialist at Cobb-Vantress Luciano Keske - Veterinarian and Associate Director of Technical Service at Cobb-Vantress for Latin America and Canada
Zoonosis avian influenza
Gary García-Espinosa
Gelombang panas dan pentingnya lingkungan pada ayam petelur
Alessandra Arno Iran José Oliveira da Silva
Tanin terkondensasi dan mikotoksin pada sorgum genotipe cokelat: Tantangan baru yang harus diatasi dalam produksi unggas
Dr. Marta Jaramillo
Manajemen pemberian pakan pada ayam petelur
H&N Technical Department
BioZyme® mengandalkan AO-Biotics® untuk menyelesaikan misinya
Biozyme Technical Team
Keberlanjutan dalam produksi unggas melalui penggunaan feses unggas yang efisien
Zucami Technical Team
Ringkasan pembelajaran dari Pertemuan Kelompok Penelitian Inkubasi & Fertilitas (IFRG) ke-49
Edgar O. Oviedo-Rondón
Unggas itu baik, orang harus mengetahuinya
Nicolò Cinotti
Kualitas anak ayam – Bagian I
H&N Technical Team
Kemajuan dalam strategi vaksin Salmonella unggas: Menyeimbangkan keamanan dan imunogenisitas
Santiago Uribe-Diaz
Bagaimana nutrisi unggas dapat dioptimalkan untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Program pemberian pakan dengan cahaya sinyal untuk flok breeder
Chance Bryant
Dampak stres kronis dan radang usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian II
Guillermo Tellez-Isaias
Antioksidan pada pakan layer
Christine Laganá
Alasan mengapa dunia beralih ke sangkar komunitas
Winfridus Bakker
Dari pengolahan ayam pedaging: Persiapan memberi makan bergizi pada dunia!
Eduardo Cervantes López
Bulu, kipas, dan Fahrenheit: Panduan utama untuk kenyamanan anak ayam!
Udaykumar Mudbakhe
Depresi, kecepatan udara dan jalur udara masuk
Brian Fairchild Michael Czarick
AO-Biotics® EQE, postbiotik baru yang menghasilkan keuntungan ekonomi pada ayam petelur
Biozyme Technical Team
Wawancara Evelien Germeraad
Evelien Germeraad
Probiotik, prebiotik, dan zat fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 2
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Probiotik, prebiotik dan substansi fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 1
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Vaksinasi in ovo dengan teknologi Embrex® membantu mendukung respons imun yang lebih awal dan lebih kuat pada anak ayam
Zoetis Technical Team
Ukuran telur
H&N Technical Team
Wawancara dengan Brian Fairchild
Brian Fairchild
Kedelai dengan kadar oleat tinggi dan dampaknya terhadap kualitas telur dan daging unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Metapneumovirus – epidemiologi dan musim
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pengendalian serangga dalam produksi unggas
Gracieli Araujo Specialist in Animal Welfare - Cobb LatCan
Dampak stres kronis dan peradangan usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian I
Guillermo Tellez-Isaias
Aplikasi saponin dalam produksi unggas
Ken Bafundo
Parameter kualitas kedelai dan bahan baku protein alternatif dalam nutrisi unggas
Güner GÖVENÇ
Patologi sistem imun dalam diagnosis imunosupresi pada unggas
Nestor Ledesma Martínez
Kesejahteraan hewan dan kecerdasan buatan: kombinasi dari perunggasan masa kini atau masa depan?
Dra. Elein Hernández
Memajukan kesehatan unggas: Peranan analisis prediktif dalam pencegahan penyakit
Talha Siddique
Kepatuhan biosekuriti: Keseimbangan antara budaya, kepribadian, pengalaman, edukasi dan teknologi
Edgar O. Oviedo-Rondón