H&N Wide banner Universe - Indonesia

30 Jun 2026

Platinum Wahab Nusantara akan akuisisi perusahaan pengolahan daging

Ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk terus memperkuat struktur permodalan dan pengembangan usaha.

Platinum Wahab Nusantara, perusahaan pengelola jaringan gerai minuman dan makanan Teguk Indonesia, tengah menyiapkan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Dana penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk akuisisi perusahaan pengolahan daging.

Manajemen perusahaan menyatakan bahwa rencana penambahan modal ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk terus memperkuat struktur permodalan dan pengembangan usaha.

“Dana dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan, termasuk rencana kerja sama strategis dengan Bakso Sumber Selera serta rencana akuisisi Sumber Prima Anugrah Abadi,” ungkap manajemen Platinum Wahab Nusantara dalam laporan publiknya.

Penambahan modal ditargetkan terlaksana di akhir 2026

Diharapkan, proses penambahan modal ini dapat dilaksanakan pada akhir 2026 dengan tetap mengacu pada kondisi pasar dan restu regulator.

Sebagai informasi, saham Platinum Wahab Nusantara disuspensi Bursa Efek Indonesia selama lebih dari satu tahun. Suspensi ini dilakukan menyusul kabar masuknya investor baru sebagai pengendali perusahaan di tengah simpang siurnya realisasi penggunaan dana penawaran umum perdana (IPO).

Persoalan ini membuat transisi pengendalian saham terhambat. Meski begitu, jajaran manajemen dan komisaris perusahaan sudah diisi oleh perwakilan dari investor baru, yakni Agus Suhada sebagai Direktur Utama dan Antonius Bobby Siswanto sebagai Komisaris Utama.

Berlanjut setelah iklan.

Tak hanya itu, model bisnis perusahaan juga sudah berubah di tengah jumlah gerai Teguk yang tersisa 20 gerai. Pada kuartal I-2026, pendapatan perusahaan menembus Rp 200 miliar setelah berbisnis daging.

Memperkuat struktur keuangan

Manajemen Platinum Wahab Nusantara menyatakan kinerja perusahaan sejak IPO terus tertekan dan merugi pada 2024 dan 2025.

Karena itu, fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat struktur keuangan, meningkatkan kinerja operasional, serta mendiversifikasi sumber pendapatan baru.

Manajemen perusahaan menyebut segmen daging mulai memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perseroan. Meski memiliki margin lebih tipis dibandingkan makanan dan minuman, karakter bisnisnya yang memiliki volume pasar dan permintaan yang stabil dan besar, berpotensi menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan dan mendukung perbaikan profitabilitas ke depan.

Selain itu, perusahaan juga mulai mengembangkan konsep bisnis baru melalui pembukaan Toko Daging Platinum yang rencananya dibuka tiga gerai untuk tahap awal.

Konsep Toko Daging Platinum dirancang sebagai gerai untuk menyediakan kebutuhan protein hewani masyarakat dengan harga yang terjangkau. Produk yang ditawarkan mulai dari daging beku, bakso, dimsum, serta produk-produk unggulan Teguk.

PDF

Terkait dengan Olahan
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan