


Kementerian Pertanian terus memperkuat langkah menjaga stabilitas usaha peternakan nasional melalui pengendalian harga pakan dan jaminan ketersediaan bahan baku.
Pada rapat koordinasi stabilisasi harga pakan dan ketersediaan bungkil kedelai di Jakarta belum lama ini yang dihadiri berbagai asosiasi terkait, pembahasan difokuskan pada dinamika pengelolaan impor bungkil kedelai yang kini melibatkan PT Berdikari, sekaligus menyikapi dinamika perubahan harga pakan bersamaan dengan harga ayam hidup yang berada di bawah harga acuan pemerintah (HAP).
Kebijakan pengalihan impor bungkil kedelai
Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, menegaskan bahwa kebijakan pengalihan impor bungkil kedelai kepada BUMN bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan baku pakan bagi industri peternakan nasional.
Menurutnya, kebijakan ini tidak dimaksudkan untuk menciptakan monopoli karena sektor swasta tetap memperoleh porsi impor sesuai kebutuhan nasional.
“Tujuan utama kebijakan ini adalah menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan baku pakan agar peternak tidak dirugikan,” ujar Agung.
Ia mengakui muncul berbagai tanggapan terhadap kebijakan tersebut. Karena itu, pemerintah memilih membuka ruang dialog dengan seluruh pelaku usaha agar pelaksanaan kebijakan berjalan secara transparan dan memberikan manfaat bagi seluruh ekosistem peternakan.
Agung menjelaskan, keterlibatan negara dalam komoditas strategis telah memiliki landasan konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 33 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945, yaitu cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
“Negara hadir untuk melindungi hajat hidup orang banyak, termasuk peternak rakyat. Karena itu kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk berdiskusi dan bersama-sama mencari solusi terbaik agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat bagi peternak,” kata dia.
Agung juga membantah adanya isu kelangkaan bungkil kedelai. Selain PT Berdikari, pemerintah telah memberikan rekomendasi impor kepada 18 importir bungkil kedelai sejak 8 Mei 2026 sehingga pasokan nasional tetap tersedia.
Penundaan kenaikan harga pakan
Selain memastikan pasokan bahan baku tetap aman, Kementerian Pertanian juga meminta produsen pakan menunda kenaikan harga pakan. Langkah ini dinilai penting mengingat kondisi peternak yang masih menghadapi rendahnya harga ayam hidup.
Lebih lanjut, Agung menyampaikan bahwa terdapat sekitar 10 produsen pakan yang telah melakukan penyesuaian harga. Agung kemudian mengajak masing-masing produsen mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut demi menjaga keberlangsungan usaha peternak.
“Saya meminta produsen pakan menjaga kondisi ini bersama-sama. Jangan sampai peternak semakin tertekan karena kenaikan harga pakan ketika harga ayam masih rendah. Mari kita benar-benar membantu peternak agar usaha mereka tetap berjalan,” pintanya.
Apresiasi peternak dan komitmen produsen pakan
Sementara itu, Ki Musbar Mesdi, Presiden Asosiasi Peternak Layer Nasional (PLN), menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah mengelola pengalihan impor bungkil kedelai melalui BUMN. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diikuti dengan mekanisme distribusi yang berpihak kepada peternak rakyat.
“Kami mengapresiasi langkah pemerintah dalam pengalihan impor bungkil kedelai. Ke depan, kami berharap pemerintah dapat menghadirkan skema stabilisasi pasokan dan harga khusus untuk bungkil kedelai dengan kuota bagi peternak kecil sehingga distribusinya tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peternak rakyat,” ujar Musbar.
Pertemuan tersebut juga menghasilkan komitmen bersama dari perusahaan-perusahaan produsen pakan untuk mendukung kebijakan pemerintah dengan menunda kenaikan harga pakan sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan usaha peternak. Salah satunya disampaikan Malindo Feedmill yang menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas industri perunggasan nasional.
Kementerian Pertanian menilai dukungan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan rantai pasok agribisnis nasional.
Sebagai penyedia utama pakan ternak, perusahaan produsen pakan memiliki peran strategis dalam menentukan keberlanjutan usaha peternakan, sehingga sinergi antara pemerintah, industri, dan organisasi peternak menjadi kunci dalam menciptakan industri perunggasan yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
PENULIS

Resistensi antimikroba dalam rantai pangan unggas dan strategi baru untuk pengendalian bakteri
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pentingnya pelatihan staf tentang isu kesejahteraan hewan di industri unggas
M. Verónica Jiménez Grez
Pengendalian hama tikus adalah kunci dalam biosekuriti dan keberlanjutan unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Inisiatif Salmonella di industri unggas AS selama tahun 2024
Bill Potter
Pembersihan dan desinfeksi kandang berdinding terbuka dan produksi broiler pada musim lembab
Mabel Sibonginkosi Ndebele
Kualitas anak ayam – bagian II
H&N Technical Team
Cara memaksimalkan manfaat dari sarang komunitas Van Gent bagian 2 – Manajemen
Winfridus Bakker
Faktor dan strategi yang membantu meningkatkan kenyamanan termal unggas
Humberto Marques Lipori
Solusi potensial untuk sindrom hemoragik hati berlemak pada ayam petelur
Edgar O. Oviedo-Rondón
Newcastle disease: Mengetahui virusnya dengan lebih baik untuk membuat keputusan pengendalian terbaik. Bagian I
Eliana Icochea D’Arrigo
Varian virus Infectious Bursal Disease: Tantangan bagi vaksin komersial?
Arlen P. Gomez Gloria C. Ramirez-Nieto Maria Paula Urian Avila
Sorotan penelitian dari International Poultry Scientific Forum 2025
Edgar O. Oviedo-Rondón
Wawancara dengan Fahad Alfayez
Fahad Alfayez
Asam hipoklorit, era baru dalam pemurnian air!
José Luis Valls García
Mengelola floor egg pada broiler breeder
Cobb Technical Services Team
Rearing: “Awal yang tepat” untuk produksi telur yang unggul
Kali Simioni
Vaccinating for Marek’s? Don’t be Thrown Off by PFU Levels
Isabel M. Gimeno
Praktik biosekuriti untuk melindungi peternakan anda dari avian influenza
Dr. Algis Martínez - DVM -ACPV Diplomate
Mengapa kita harus memisahkan bungkil kedelai berdasarkan asalnya dalam formulasi pakan unggas?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Keberlanjutan untuk industri unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón Minliang Yang
Teknologi mesin penglihatan untuk memantau kesejahteraan unggas
Lilong Chai
Distribusi ayam yang tidak merata dapat menyebabkan kerugian
Brian Fairchild Michael Czarick
Infeksi Enterococcus mengurangi daya tetas dan meningkatkan kematian dini
Edgar O. Oviedo-Rondón
Mendeteksi broiler pada berbagai usia dengan model deep learning yang canggih
Lilong Chai
Manajemen jantan breeder untuk performa yang lebih baik
Gabriel Novaes - Veterinarian and Animal Reproduction Specialist at Cobb-Vantress Luciano Keske - Veterinarian and Associate Director of Technical Service at Cobb-Vantress for Latin America and Canada
Zoonosis avian influenza
Gary García-Espinosa
Gelombang panas dan pentingnya lingkungan pada ayam petelur
Alessandra Arno Iran José Oliveira da Silva
Tanin terkondensasi dan mikotoksin pada sorgum genotipe cokelat: Tantangan baru yang harus diatasi dalam produksi unggas
Dr. Marta Jaramillo
Manajemen pemberian pakan pada ayam petelur
H&N Technical Department
BioZyme® mengandalkan AO-Biotics® untuk menyelesaikan misinya
Biozyme Technical Team
Keberlanjutan dalam produksi unggas melalui penggunaan feses unggas yang efisien
Zucami Technical Team
Ringkasan pembelajaran dari Pertemuan Kelompok Penelitian Inkubasi & Fertilitas (IFRG) ke-49
Edgar O. Oviedo-Rondón
Unggas itu baik, orang harus mengetahuinya
Nicolò Cinotti
Kualitas anak ayam – Bagian I
H&N Technical Team
Kemajuan dalam strategi vaksin Salmonella unggas: Menyeimbangkan keamanan dan imunogenisitas
Santiago Uribe-Diaz
Bagaimana nutrisi unggas dapat dioptimalkan untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Program pemberian pakan dengan cahaya sinyal untuk flok breeder
Chance Bryant
Dampak stres kronis dan radang usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian II
Guillermo Tellez-Isaias
Antioksidan pada pakan layer
Christine Laganá
Alasan mengapa dunia beralih ke sangkar komunitas
Winfridus Bakker
Dari pengolahan ayam pedaging: Persiapan memberi makan bergizi pada dunia!
Eduardo Cervantes López
Bulu, kipas, dan Fahrenheit: Panduan utama untuk kenyamanan anak ayam!
Udaykumar Mudbakhe
Depresi, kecepatan udara dan jalur udara masuk
Brian Fairchild Michael Czarick
AO-Biotics® EQE, postbiotik baru yang menghasilkan keuntungan ekonomi pada ayam petelur
Biozyme Technical Team
Wawancara Evelien Germeraad
Evelien Germeraad
Probiotik, prebiotik, dan zat fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 2
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Probiotik, prebiotik dan substansi fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 1
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Vaksinasi in ovo dengan teknologi Embrex® membantu mendukung respons imun yang lebih awal dan lebih kuat pada anak ayam
Zoetis Technical Team
Ukuran telur
H&N Technical Team
Wawancara dengan Brian Fairchild
Brian Fairchild
Kedelai dengan kadar oleat tinggi dan dampaknya terhadap kualitas telur dan daging unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Metapneumovirus – epidemiologi dan musim
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pengendalian serangga dalam produksi unggas
Gracieli Araujo Specialist in Animal Welfare - Cobb LatCan
Dampak stres kronis dan peradangan usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian I
Guillermo Tellez-Isaias
Aplikasi saponin dalam produksi unggas
Ken Bafundo
Parameter kualitas kedelai dan bahan baku protein alternatif dalam nutrisi unggas
Güner GÖVENÇ
Patologi sistem imun dalam diagnosis imunosupresi pada unggas
Nestor Ledesma Martínez
Kesejahteraan hewan dan kecerdasan buatan: kombinasi dari perunggasan masa kini atau masa depan?
Dra. Elein Hernández
Memajukan kesehatan unggas: Peranan analisis prediktif dalam pencegahan penyakit
Talha Siddique
Kepatuhan biosekuriti: Keseimbangan antara budaya, kepribadian, pengalaman, edukasi dan teknologi
Edgar O. Oviedo-Rondón