


Perusahaan dan asosiasi perunggasan bersama Kementerian Pertanian melakukan koordinasi menjaga stabilitas harga ayam pedaging (broiler) di seluruh Indonesia melalui sinergi kebijakan dan rantai pasok guna menjaga keseimbangan ekosistem perunggasan nasional agar tetap sehat, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi merupakan upaya penting untuk menjaga stabilitas harga broiler di pasar. Kerja sama ini bertujuan menyeimbangkan kepentingan semua pihak, mulai dari peternak hingga konsumen, serta memastikan ketersediaan pasokan yang memadai.
Perusahaan besar memiliki peran signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di lapangan melalui keunggulan skala ekonomi dan efisiensi rantai pasokan.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, maka diharapkan harga daging ayam tetap stabil, pasokan terjaga, dan masyarakat dapat menikmati pangan berkualitas dengan harga yang wajar.
Dukungan GOPAN
Wayan Suadnyana, Wakil Sekretaris Jenderal Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN), mengungkapkan kondisi saat ini, daging ayam di pasar mengalami kenaikan di berbagai wilayah Indonesia, meskipun pasokan cukup lancar.
Dalam pandangannya, ada kesenjangan antara harga broiler di tingkat peternak dan harga di tingkat konsumen. Harga jual ayam hidup di kandang stabil di harga Rp 22.500 per kg, sementara harga di pasar tinggi. Seharusnya harga broiler di pasaran berkisar di Rp 35.000-37.000 per kg.
“Ada oknum-oknum yang terlibat dalam permainan harga broiler di pasar, yang menyebabkan harga tidak sesuai dengan harga yang wajar,” ujar Wayan.
Karena itu, GOPAN mendukung upaya pemerintah untuk bersama-sama mengawal dan menstabilkan industri perunggasan.
Selain itu, Wayan menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan pemerintah menstabilkan harga dan menjamin ketersediaan daging ayam di pasar, terutama menjelang hari-hari besar.
Dukungan ARPHUIN
Sigit Pambudi, Wakil Ketua Asosiasi Rumah Potong Unggas Indonesia (ARPHUIN), mengungkapkan kesetujuan asosiasinya untuk bekerja sama dengan pemerintah, mengawal dalam menstabilkan harga ayam.
Kata dia, konsumen tidak perlu khawatir terhadap stok broiler, karena sampai tahun depan, industri sudah mempersiapkan kebutuhan dalam negeri, bahkan surplus.
Dalam menjaga harga broiler, ARPHUIN tetap melakukan pemotongan dengan kapasitas maksimal tanpa menyimpan stok. Tujuan utamanya adalah menjaga agar harga di pasar stabil dengan menyalurkan seluruh broiler yang siap panen secara langsung.
Sigit pun memastikan pasokan broiler tidak akan terganggu oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kata dia, pengaruhnya tidak terlalu besar, perusahaan-perusahaan mampu memenuhi permintaan tersebut bahkan kelebihan pasokan.
“Kami nyaman dengan harga sekarang, asal tidak ada yang menjual di atas Rp 40.000 per kg, itu terlalu besar mengambil marginnya,” ungkapnya.
Ketersediaan DOC cukup
Dewa Putu Sumerta, Ketua V Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), memastikan ketersediaan anak ayam umur sehari (day old chick/DOC) di seluruh Indonesia dalam kondisi cukup dan stabil, dengan tingkat produksi mencapai 68 juta ekor per minggu.
“Jumlah DOC yang beredar saat ini sekitar 64-68 juta ekor per minggu. Kami sampaikan angka ini adalah mencukupi,” katanya.
Sepakat mendukung pemerintah
Baik GOPAN, ARPHUIN, dan GPPU menegaskan pihaknya siap mendukung langkah pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasar dengan tidak ikut menaikkan harga atau biaya potong.
Mereka juga sepakat untuk mendukung pemerintah menetapkan harga broiler maksimal sebesar Rp 37.000 per kg karena ini merupakan langkah strategis untuk mengendalikan kenaikan harga yang tidak wajar sehingga menciptakan iklim pasar yang lebih sehat.
Komitmen para pelaku industri, termasuk peternak, rumah potong, dan perusahaan pembibitan ini, adalah untuk menjaga keseimbangan pasar yang adil bagi semua pihak, mulai dari produsen hingga konsumen.
PENULIS

Resistensi antimikroba dalam rantai pangan unggas dan strategi baru untuk pengendalian bakteri
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pentingnya pelatihan staf tentang isu kesejahteraan hewan di industri unggas
M. Verónica Jiménez Grez
Pengendalian hama tikus adalah kunci dalam biosekuriti dan keberlanjutan unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Inisiatif Salmonella di industri unggas AS selama tahun 2024
Bill Potter
Pembersihan dan desinfeksi kandang berdinding terbuka dan produksi broiler pada musim lembab
Mabel Sibonginkosi Ndebele
Kualitas anak ayam – bagian II
H&N Technical Team
Cara memaksimalkan manfaat dari sarang komunitas Van Gent bagian 2 – Manajemen
Winfridus Bakker
Faktor dan strategi yang membantu meningkatkan kenyamanan termal unggas
Humberto Marques Lipori
Solusi potensial untuk sindrom hemoragik hati berlemak pada ayam petelur
Edgar O. Oviedo-Rondón
Newcastle disease: Mengetahui virusnya dengan lebih baik untuk membuat keputusan pengendalian terbaik. Bagian I
Eliana Icochea D’Arrigo
Varian virus Infectious Bursal Disease: Tantangan bagi vaksin komersial?
Arlen P. Gomez Gloria C. Ramirez-Nieto Maria Paula Urian Avila
Sorotan penelitian dari International Poultry Scientific Forum 2025
Edgar O. Oviedo-Rondón
Wawancara dengan Fahad Alfayez
Fahad Alfayez
Asam hipoklorit, era baru dalam pemurnian air!
José Luis Valls García
Mengelola floor egg pada broiler breeder
Cobb Technical Services Team
Rearing: “Awal yang tepat” untuk produksi telur yang unggul
Kali Simioni
Vaccinating for Marek’s? Don’t be Thrown Off by PFU Levels
Isabel M. Gimeno
Praktik biosekuriti untuk melindungi peternakan anda dari avian influenza
Dr. Algis Martínez - DVM -ACPV Diplomate
Mengapa kita harus memisahkan bungkil kedelai berdasarkan asalnya dalam formulasi pakan unggas?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Keberlanjutan untuk industri unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón Minliang Yang
Teknologi mesin penglihatan untuk memantau kesejahteraan unggas
Lilong Chai
Distribusi ayam yang tidak merata dapat menyebabkan kerugian
Brian Fairchild Michael Czarick
Infeksi Enterococcus mengurangi daya tetas dan meningkatkan kematian dini
Edgar O. Oviedo-Rondón
Mendeteksi broiler pada berbagai usia dengan model deep learning yang canggih
Lilong Chai
Manajemen jantan breeder untuk performa yang lebih baik
Gabriel Novaes - Veterinarian and Animal Reproduction Specialist at Cobb-Vantress Luciano Keske - Veterinarian and Associate Director of Technical Service at Cobb-Vantress for Latin America and Canada
Zoonosis avian influenza
Gary García-Espinosa
Gelombang panas dan pentingnya lingkungan pada ayam petelur
Alessandra Arno Iran José Oliveira da Silva
Tanin terkondensasi dan mikotoksin pada sorgum genotipe cokelat: Tantangan baru yang harus diatasi dalam produksi unggas
Dr. Marta Jaramillo
Manajemen pemberian pakan pada ayam petelur
H&N Technical Department
BioZyme® mengandalkan AO-Biotics® untuk menyelesaikan misinya
Biozyme Technical Team
Keberlanjutan dalam produksi unggas melalui penggunaan feses unggas yang efisien
Zucami Technical Team
Ringkasan pembelajaran dari Pertemuan Kelompok Penelitian Inkubasi & Fertilitas (IFRG) ke-49
Edgar O. Oviedo-Rondón
Unggas itu baik, orang harus mengetahuinya
Nicolò Cinotti
Kualitas anak ayam – Bagian I
H&N Technical TeamKemajuan dalam strategi vaksin Salmonella unggas: Menyeimbangkan keamanan dan imunogenisitas
Santiago Uribe-Diaz
Bagaimana nutrisi unggas dapat dioptimalkan untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Program pemberian pakan dengan cahaya sinyal untuk flok breeder
Chance Bryant
Dampak stres kronis dan radang usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian II
Guillermo Tellez-Isaias
Antioksidan pada pakan layer
Christine Laganá
Alasan mengapa dunia beralih ke sangkar komunitas
Winfridus Bakker
Dari pengolahan ayam pedaging: Persiapan memberi makan bergizi pada dunia!
Eduardo Cervantes López
Bulu, kipas, dan Fahrenheit: Panduan utama untuk kenyamanan anak ayam!
Udaykumar Mudbakhe
Depresi, kecepatan udara dan jalur udara masuk
Brian Fairchild Michael Czarick
AO-Biotics® EQE, postbiotik baru yang menghasilkan keuntungan ekonomi pada ayam petelur
Biozyme Technical Team
Wawancara Evelien Germeraad
Evelien Germeraad
Probiotik, prebiotik, dan zat fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 2
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Probiotik, prebiotik dan substansi fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 1
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Vaksinasi in ovo dengan teknologi Embrex® membantu mendukung respons imun yang lebih awal dan lebih kuat pada anak ayam
Zoetis Technical Team
Ukuran telur
H&N Technical Team
Wawancara dengan Brian Fairchild
Brian Fairchild
Kedelai dengan kadar oleat tinggi dan dampaknya terhadap kualitas telur dan daging unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Metapneumovirus – epidemiologi dan musim
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pengendalian serangga dalam produksi unggas
Gracieli Araujo Specialist in Animal Welfare - Cobb LatCan
Dampak stres kronis dan peradangan usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian I
Guillermo Tellez-Isaias
Aplikasi saponin dalam produksi unggas
Ken Bafundo
Parameter kualitas kedelai dan bahan baku protein alternatif dalam nutrisi unggas
Güner GÖVENÇ
Patologi sistem imun dalam diagnosis imunosupresi pada unggas
Nestor Ledesma Martínez
Kesejahteraan hewan dan kecerdasan buatan: kombinasi dari perunggasan masa kini atau masa depan?
Dra. Elein Hernández
Memajukan kesehatan unggas: Peranan analisis prediktif dalam pencegahan penyakit
Talha Siddique
Kepatuhan biosekuriti: Keseimbangan antara budaya, kepribadian, pengalaman, edukasi dan teknologi
Edgar O. Oviedo-Rondón