H&N Wide banner Universe - Indonesia

03 Jul 2026

Langkah-langkah pemerintah cegah kejatuhan harga telur ayam di tingkat peternak

Pemerintah terus mendorong peternak ayam petelur agar memperpendek rantai distribusi dengan menjual langsung kepada konsumen akhir.

Kementerian Pertanian telah menyiapkan langkah-langkah untuk menahan kejatuhan harga telur ayam di tingkat peternak yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, yaitu dengan mendorong peternak menjual langsung ke konsumen, memperkuat distribusi antar daerah, dan mengusulkan peningkatan konsumsi telur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kementerian Pertanian, mengatakan pihaknya terus mendorong peternak ayam petelur agar memperpendek rantai distribusi dengan menjual langsung kepada konsumen akhir tanpa melalui perantara.

“Ini sudah dilakukan oleh sejumlah peternak ayam petelur di Jawa Timur dan Jawa Tengah,” kata Agung.

Agung mengamati bahwa penurunan harga telur ayam saat ini terjadi terutama di Pulau Jawa. Sementara di sejumlah daerah lain di luar Pulau Jawa, harganya masih relatif tinggi.

“Pada 1 Juli 2026, kami lihat di Gorontalo, harga telur masih Rp 30.000 per kg. Begitu juga di Maluku dan Papua,” ujarnya.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian telah meminta dukungan Komisi IV DPR RI agar BUMN pangan dapat membantu penyerapan sekaligus distribusi telur ayam dari Pulau Jawa ke wilayah lain yang masih mengalami harga tinggi.

Faktor musiman

Berlanjut setelah iklan.

Suwandi, Sekretaris Jenderal di Kementerian Pertanian, menjelaskan melemahnya konsumsi telur ayam dipicu oleh sejumlah faktor musiman yang terjadi secara beruntun, mulai dari Idul Adha, Tahun Baru Islam 1 Suro, hingga libur panjang sekolah.

Untuk mendongkrak kembali permintaan telur ayam, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah mengusulkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar frekuensi konsumsi telur dalam program MBG ditingkatkan dari satu kali menjadi tiga kali dalam sepekan.

“Menteri Pertanian sudah bersurat ke Kepala BGN untuk menambah hari, dari sehari menjadi 3 hari makan telur ayam dalam seminggu,” ujar Suwandi.

Selain itu, Amran juga telah berkirim surat kepada Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita agar investasi perusahaan besar di sektor peternakan ayam petelur diperketat demi melindungi peternak rakyat.

PDF

Terkait dengan Pasar
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan