04 Nov 2025

Laba Charoen Pokphand Indonesia naik 41% per kuartal III-2025

Laba bersih perusahaan unggas terintegrasi ini tercatat melonjak 41,17% menjadi Rp 3,36 triliun di periode Januari-September 2025.

Charoen Pokphand Indonesia membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang Januari-September 2025 di mana laba bersih perseroan tercatat melonjak 41,17% menjadi Rp 3,36 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, penjualan neto per kuartal III-2025 tercatat sebesar Rp 50,60 triliun. Angka ini naik 1,78% secara tahunan dari Rp 49,72 triliun dalam periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari penjualan tersebut:

  • Penjualan ayam pedaging susut 4,29% secara tahunan dari Rp 26,04 triliun menjadi Rp 24,92 triliun.
  • Penjualan pakan melonjak 20,20% secara tahunan dari Rp 12,01 triliun menjadi Rp 14,44 triliun.
  • Penjualan daging ayam olahan susut 10,91% secara tahunan dari Rp 9,02 triliun menjadi Rp 8,04 triliun.
  • Penjualan DOC (anak ayam usia sehari) melonjak 30,67% secara tahunan dari Rp 1,71 triliun menjadi Rp 2,23 triliun.
  • Penjualan lain-lain naik 3,92% secara tahunan dari Rp 939,77 miliar menjadi Rp 976,64 miliar.

Rincian beban

Charoen Pokphand Indonesia membukukan beban pokok penjualan sebesar Rp 42,53 triliun. Angka ini susut 0,49% secara tahunan dibanding beban pokok penjualan kuartal III-2024 sebesar Rp 42,74 triliun.

Dari komponen beban pokok penjualan ini, total biaya produksi berkontribusi sebesar Rp 41,85 triliun. Angka ini hanya meningkat 1,64% secara tahunan dibanding Rp 41,17 triliun pada periode tahun sebelumnya.

Sementara itu, beban pokok produksi naik 1,65% secara tahunan dari Rp 41,11 triliun menjadi Rp 41,78 triliun.

Berlanjut setelah iklan.

Rincian laba

Dari sisi laba, laba periode berjalan sepanjang Januari-September 2025 perseroan tercatat sebesar Rp 3,37 triliun. Angka ini meningkat 41,13% secara tahunan dibanding laba periode berjalan Rp 2,39 triliun pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari angka tersebut, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp 3,36 triliun. Laba bersih ini melompat 41,17% secara tahunan dibanding laba bersih periode tahun sebelumnya, yaitu Rp 2,38 triliun.


2 artikel menarik lainnya tentang Charoen Pokphand Indonesia:

PDF

Terkait dengan Pasar
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan