


Karena upaya penguatan posisi peternak rakyat mandiri di perkembangan industri perunggasan nasional dinilai semakin mendesak, para perwakilan peternak rakyat mandiri dari berbagai daerah sepakat membentuk Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (PERMINDO).
Organisasi ini dijadikan sebagai wadah kolektif untuk menyatukan suara, memperjuangkan kepentingan, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan peternak rakyat mandiri agar tetap mampu bertahan dan bertumbuh.
Sebagai langkah awal konsolidasi, musyawarah telah dilakukan untuk menetapkan struktur inti PERMINDO, di mana:
Struktur organisasi secara lengkap akan dikembangkan dan disempurnakan dalam rapat-rapat lanjutan.
Wadah perjuangan peternak rakyat mandiri
Ketua Umum PERMINDO, Kusnan, menegaskan bahwa organisasi ini hadir sebagai wadah perjuangan peternak rakyat mandiri yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sarana produksi peternakan (sapronak) dengan harga yang wajar.
PERMINDO berkomitmen memperjuangkan aspirasi peternak agar keberlangsungan usaha mereka tetap terjaga, mengingat banyak peternak yang sepenuhnya menggantungkan penghidupan dari sektor perunggasan.
“Untuk mencapai tujuan tersebut, kami akan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun asosiasi yang telah lebih dulu eksis. Kami ingin memastikan peternak rakyat mandiri dapat tumbuh bersama, bukan tertinggal. Dengan sinergi dan kolaborasi yang sehat, kami berharap peternak tumbuh, integrasi tumbuh, dan pemerintah berperan sebagai penengah, sehingga iklim usaha perunggasan dapat memberikan manfaat yang adil bagi seluruh pelaku,” terang Kusnan.
Persoalan serius di sisi hulu
Peternak rakyat mandiri asal Bogor, Istanto, menyampaikan bahwa harga ayam di tingkat peternak saat ini mulai menunjukkan kondisi yang lebih stabil. Ia mengapresiasi upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas tersebut.
Meski demikian, ia menyoroti persoalan serius di sisi hulu, terutama terkait ketersediaan dan harga sapronak.
Menurutnya, peternak rakyat mandiri saat ini masih menghadapi kesulitan dalam memperoleh sapronak, khususnya day old chick (DOC – anak ayam umur sehari), dengan harga yang wajar. Bahkan, harga DOC dilaporkan telah melonjak hingga di atas Rp 7.000 per ekor.
Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan biaya operasional kandang dan menekan margin usaha peternak.
“Saya berharap dengan terbentuknya PERMINDO, peternak rakyat mandiri memiliki wadah untuk mendapatkan DOC, pakan, dan sapronak lainnya dengan harga yang lebih wajar,” kata Istanto.
“Dengan begitu, usaha peternak tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang. Kami juga berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada peternak rakyat mandiri yang menggantungkan hidupnya dari usaha budi daya broiler (ayam pedaging).”
Harga dan ketersediaan DOC
Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal PERMINDO, Heri Irawan, mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai berhasil menjaga stabilitas harga ayam di tingkat peternak dalam tiga bulan terakhir.
Meski demikian, ia mengamati bahwa masih terdapat tantangan mendasar yang perlu segera dibenahi, khususnya terkait harga dan ketersediaan DOC.
“Ketika harga ayam hidup berada pada level yang baik dan stabil, peternak justru berpotensi tidak dapat menikmati kondisi tersebut akibat tingginya harga DOC,” kata Heri.
“Pembentukan PERMINDO juga dilatarbelakangi oleh kuatnya aspirasi peternak rakyat mandiri di berbagai daerah yang membutuhkan wadah resmi untuk menyampaikan kepentingan dan memperjuangkan keberlangsungan usaha mereka.”
Ke depan, Heri yakin persaingan di sektor perunggasan bukan lagi soal besar atau kecilnya usaha pelaku, melainkan persaingan antar ekosistem. Karena itu, PERMINDO diharapkan mampu mengakomodasi kepentingan peternak rakyat mandiri dan membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, sehingga tercipta ekosistem usaha perunggasan yang kuat dan berkelanjutan.
Rencana pembentukan Koperasi PERMINDO
Sebagai langkah penguatan fungsi ekonomi organisasi, PERMINDO juga merencanakan pembentukan Koperasi PERMINDO.
Koperasi ini dirancang sebagai instrumen bisnis resmi sekaligus sumber pendapatan organisasi, yang akan menjalankan berbagai kegiatan ekonomi seperti:
Melalui skema ini, PERMINDO berharap dapat memperkuat kemandirian peternak sekaligus meningkatkan posisi tawar mereka dalam struktur industri perunggasan.
PENULIS

Resistensi antimikroba dalam rantai pangan unggas dan strategi baru untuk pengendalian bakteri
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pentingnya pelatihan staf tentang isu kesejahteraan hewan di industri unggas
M. Verónica Jiménez Grez
Pengendalian hama tikus adalah kunci dalam biosekuriti dan keberlanjutan unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Inisiatif Salmonella di industri unggas AS selama tahun 2024
Bill Potter
Pembersihan dan desinfeksi kandang berdinding terbuka dan produksi broiler pada musim lembab
Mabel Sibonginkosi Ndebele
Kualitas anak ayam – bagian II
H&N Technical Team
Cara memaksimalkan manfaat dari sarang komunitas Van Gent bagian 2 – Manajemen
Winfridus Bakker
Faktor dan strategi yang membantu meningkatkan kenyamanan termal unggas
Humberto Marques Lipori
Solusi potensial untuk sindrom hemoragik hati berlemak pada ayam petelur
Edgar O. Oviedo-Rondón
Newcastle disease: Mengetahui virusnya dengan lebih baik untuk membuat keputusan pengendalian terbaik. Bagian I
Eliana Icochea D’Arrigo
Varian virus Infectious Bursal Disease: Tantangan bagi vaksin komersial?
Arlen P. Gomez Gloria C. Ramirez-Nieto Maria Paula Urian Avila
Sorotan penelitian dari International Poultry Scientific Forum 2025
Edgar O. Oviedo-Rondón
Wawancara dengan Fahad Alfayez
Fahad Alfayez
Asam hipoklorit, era baru dalam pemurnian air!
José Luis Valls García
Mengelola floor egg pada broiler breeder
Cobb Technical Services Team
Rearing: “Awal yang tepat” untuk produksi telur yang unggul
Kali Simioni
Vaccinating for Marek’s? Don’t be Thrown Off by PFU Levels
Isabel M. Gimeno
Praktik biosekuriti untuk melindungi peternakan anda dari avian influenza
Dr. Algis Martínez - DVM -ACPV Diplomate
Mengapa kita harus memisahkan bungkil kedelai berdasarkan asalnya dalam formulasi pakan unggas?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Keberlanjutan untuk industri unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón Minliang Yang
Teknologi mesin penglihatan untuk memantau kesejahteraan unggas
Lilong Chai
Distribusi ayam yang tidak merata dapat menyebabkan kerugian
Brian Fairchild Michael Czarick
Infeksi Enterococcus mengurangi daya tetas dan meningkatkan kematian dini
Edgar O. Oviedo-Rondón
Mendeteksi broiler pada berbagai usia dengan model deep learning yang canggih
Lilong Chai
Manajemen jantan breeder untuk performa yang lebih baik
Gabriel Novaes - Veterinarian and Animal Reproduction Specialist at Cobb-Vantress Luciano Keske - Veterinarian and Associate Director of Technical Service at Cobb-Vantress for Latin America and Canada
Zoonosis avian influenza
Gary García-Espinosa
Gelombang panas dan pentingnya lingkungan pada ayam petelur
Alessandra Arno Iran José Oliveira da Silva
Tanin terkondensasi dan mikotoksin pada sorgum genotipe cokelat: Tantangan baru yang harus diatasi dalam produksi unggas
Dr. Marta Jaramillo
Manajemen pemberian pakan pada ayam petelur
H&N Technical Department
BioZyme® mengandalkan AO-Biotics® untuk menyelesaikan misinya
Biozyme Technical Team
Keberlanjutan dalam produksi unggas melalui penggunaan feses unggas yang efisien
Zucami Technical Team
Ringkasan pembelajaran dari Pertemuan Kelompok Penelitian Inkubasi & Fertilitas (IFRG) ke-49
Edgar O. Oviedo-Rondón
Unggas itu baik, orang harus mengetahuinya
Nicolò Cinotti
Kualitas anak ayam – Bagian I
H&N Technical Team
Kemajuan dalam strategi vaksin Salmonella unggas: Menyeimbangkan keamanan dan imunogenisitas
Santiago Uribe-Diaz
Bagaimana nutrisi unggas dapat dioptimalkan untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Program pemberian pakan dengan cahaya sinyal untuk flok breeder
Chance Bryant
Dampak stres kronis dan radang usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian II
Guillermo Tellez-Isaias
Antioksidan pada pakan layer
Christine Laganá
Alasan mengapa dunia beralih ke sangkar komunitas
Winfridus Bakker
Dari pengolahan ayam pedaging: Persiapan memberi makan bergizi pada dunia!
Eduardo Cervantes López
Bulu, kipas, dan Fahrenheit: Panduan utama untuk kenyamanan anak ayam!
Udaykumar Mudbakhe
Depresi, kecepatan udara dan jalur udara masuk
Brian Fairchild Michael Czarick
AO-Biotics® EQE, postbiotik baru yang menghasilkan keuntungan ekonomi pada ayam petelur
Biozyme Technical Team
Wawancara Evelien Germeraad
Evelien Germeraad
Probiotik, prebiotik, dan zat fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 2
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Probiotik, prebiotik dan substansi fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 1
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Vaksinasi in ovo dengan teknologi Embrex® membantu mendukung respons imun yang lebih awal dan lebih kuat pada anak ayam
Zoetis Technical Team
Ukuran telur
H&N Technical Team
Wawancara dengan Brian Fairchild
Brian Fairchild
Kedelai dengan kadar oleat tinggi dan dampaknya terhadap kualitas telur dan daging unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Metapneumovirus – epidemiologi dan musim
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pengendalian serangga dalam produksi unggas
Gracieli Araujo Specialist in Animal Welfare - Cobb LatCan
Dampak stres kronis dan peradangan usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian I
Guillermo Tellez-Isaias
Aplikasi saponin dalam produksi unggas
Ken Bafundo
Parameter kualitas kedelai dan bahan baku protein alternatif dalam nutrisi unggas
Güner GÖVENÇ
Patologi sistem imun dalam diagnosis imunosupresi pada unggas
Nestor Ledesma Martínez
Kesejahteraan hewan dan kecerdasan buatan: kombinasi dari perunggasan masa kini atau masa depan?
Dra. Elein Hernández
Memajukan kesehatan unggas: Peranan analisis prediktif dalam pencegahan penyakit
Talha Siddique
Kepatuhan biosekuriti: Keseimbangan antara budaya, kepribadian, pengalaman, edukasi dan teknologi
Edgar O. Oviedo-Rondón