Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah menargetkan untuk membangun 1000 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hingga saat ini, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan 500 unit telah terealisasi dan pembangunannya tanpa menggunakan kredit dari perbankan. Ini menandakan adanya kepercayaan dari para pengusaha ke pemerintah.
Anindya mengatakan bahwa 1 unit SPPG membutuhkan investasi sekitar Rp 1,5 miliar. Artinya secara total, para pengusaha sudah menggelontorkan sebanyak Rp 750 miliar untuk 500 unit SPPG yang sudah dibangun tersebut.
Tambahnya, 1 unit SPPG membutuhkan 50 pekerja. Jadi, 500 unit SPPG itu sudah menyerap sekitar 25.000 pekerja. “Ini pencapaian yang membanggakan,” kata Anindya.
Selain itu, program MBG, kata dia, berdampak positif terhadap bertambahnya permintaan untuk sejumlah komoditas pangan, termasuk sumber protein hewani.
Anindya melihat bahwa pertambahan permintaan komoditas pangan untuk program MBG tersebut juga mendorong terjadinya hilirisasi di sektor pertanian dan peternakan.