31 Okt 2025

Platinum masuk ke bisnis daging beku dan makanan olahan

Langkah Platinum ini adalah bagian dari strategi diversifikasi dan penguatan rantai nilai bisnis di sektor makanan olahan.

Platinum Wahab Nusantara, pengelola jaringan gerai minuman Teguk, memperluas sayap bisnisnya ke sektor daging beku dan pengolahan makanan.

Langkah ini menandai diversifikasi besar pertama setelah Visionary Capital Global, perusahaan investasi asal Singapura, mengambil alih kendali mayoritas saham Platinum pada 2025.

Dalam keterbukaan informasi pada 25 Oktober 2025, manajemen Platinum mengumumkan rencana perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar untuk menambah kegiatan usaha di bidang perdagangan besar daging ayam dan sapi dan produk olahan, serta industri pengawetan dan makanan siap saji.

“Perseroan berencana menambahkan kegiatan usaha di bidang daging beku dan pengolahan makanan sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan penguatan rantai nilai bisnis di sektor makanan olahan,” ujar Herman Tansri, Direktur Utama Platinum.

Pendanaan ekspansi bisnis

Untuk mendukung ekspansi tersebut, Platinum akan menggunakan dana Rp 42,93 miliar dari hasil penawaran umum perdana (IPO) yang dilakukan pada Juli 2023. Dana ini berasal dari pengembalian alokasi pengembangan gerai dan akan dialihkan menjadi modal kerja bisnis baru, yaitu daging beku dan pengolahan makanan.

Manajemen Platinum menjelaskan ekspansi ini sejalan dengan pertumbuhan kuat industri makanan olahan di Indonesia yang didorong oleh urbanisasi, meningkatnya pekerja perkotaan, serta permintaan tinggi terhadap produk siap saji dan sumber protein hewani.

Berlanjut setelah iklan.

Platinum menargetkan kegiatan usaha baru di bidang daging beku dan pengolahan makanan mulai beroperasi pada November 2025.

“Pada tahap awal, kegiatan usaha pengolahan makanan akan dijalankan melalui jasa kontrak produksi dengan pihak ketiga, hingga seluruh kebutuhan investasi untuk produksi mandiri rampung,” ungkap manajemen Platinum.

RUPSLB untuk meminta persetujuan

Sebagai bagian dari tahapan regulasi, Platinum akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 Desember 2025 di BSD City, Tangerang, untuk meminta persetujuan atas penambahan kegiatan usaha dan perubahan penggunaan dana IPO.

Sementara itu, Visionary Capital Global yang merupakan pemegang saham baru dengan porsi 59,34%, menyiapkan strategi jangka menengah pasca akuisisi.

Arah ekspansi mencakup penambahan lini penjualan makanan beku, akuisisi perusahaan sejenis senilai indikasi hingga Rp 500 miliar, serta rencana penerbitan saham baru untuk memperkuat permodalan.

PDF

Terkait dengan Olahan
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan