Sarimelati Kencana, perusahaan pengelola gerai Pizza Hut, yakin mampu membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba di 2026. Optimisme ini meningkat setelah perusahaan mampu menghasilkan untung pada periode Januari-September 2025.
Melansir laporan keuangan terbaru perusahaan, Sarimelati membukukan peningkatan penjualan 11,17% secara tahunan menjadi Rp 2,26 triliun per September 2025.
Memasuki akhir 2025, perusahaan mempunyai keyakinan tinggi bahwa momentum ini akan berlanjut di kuartal IV-2025 dan perusahaan akan menutup kinerja tahun 2025 dengan laba bersih, ungkap Sekretaris Perusahaan, Andromeda Hermawan Tristanto.
Tumbuh di atas 5,3% dan strategi pencapaiannya
Direktur Utama Sarimelati, Boy Lukito mengatakan pihaknya memprediksi pertumbuhan di 2026 pada kisaran lebih besar dari target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,3%.
“Target kami adalah terus tumbuh di atas angka 5,3-5,4%,” kata Boy dalam paparan publik belum lama ini.
Untuk mencapai target tersebut, Sarimelati bakal melanjutkan strategi:
Pemaksimalan aset
Salah satu strategi yang telah dijalankan Sarimelati adalah pemaksimalan aset, melalui renovasi gerai Pizza Hut.
Sepanjang periode Januari-September 2025, perusahaan telah melakukan renovasi terhadap 39 gerai yang tersebar di seluruh Indonesia.
Manajemen perusahaan menerangkan bahwa upaya renovasi gerai dilakukan dalam rangka menyesuaikan kebutuhan outlet dan realisasi pasar di sekitarnya. Dengan begitu, efektivitas kinerja setiap outlet dapat menjadi lebih maksimal.
Selain itu, upaya renovasi gerai juga dilakukan Sarimelati untuk menyesuaikan konsep gerai dengan kebiasaan konsumen.
Meski demikian, perusahaan tidak menutup kemungkinan terhadap pembukaan gerai baru pada 2026. Hanya saja, keputusan pembukaan gerai baru akan sangat bergantung pada potensi tempat tersebut.
Namun, manajemen Sarimelati tidak menerangkan detail jumlah gerai yang akan direnovasi maupun target ekspansi lanjutan. Manajemen hanya menerangkan akan membuka gerai baru jika mendapatkan lokasi yang strategis dengan harga yang tepat.
Perombakan jajaran dewan komisaris dan direksi
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Sarimelati belum lama ini menyepakati perombakan jajaran dewan komisaris dan direksi.
“Dengan komposisi dewan komisaris dan direksi ini, kami yakin mampu memastikan kesinambungan strategi, penguatan operasional, serta percepatan inisiatif utama perusahaan ke depannya,” kata Andromeda.
Tentang Direktur Utama
Khusus tentang Direktur Utama, Boy memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Teknik dan Magister Bisnis.
Ia memulai karirnya sebagai Account Manager – Distributor Operation untuk wilayah Jawa Timur dan Bali pada 2004. Sejak itu, ia mengampu berbagai peran penting di bidang penjualan, strategi dan perencanaan pasar.
Baru pada 2011, Boy dipromosikan sebagai Direktur untuk pertama kalinya. Delapan tahun berselang, ia dipromosikan sebagai Direktur Senior.
Sebelum bergabung dengan Pizza Hut, Boy memegang jabatan sebagai Senior Sales Director, Market Strategy & Planning untuk kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika di Procter & Gamble International Operations, Singapura.