


Saham-saham perusahaan di sektor perunggasan bakal terkerek di tengah program Makan Bergizi Gratis (MBG), menurut para analis pasar saham.
Selain itu, pemerintah melalui Danantara juga berencana menggelontorkan Rp 20 triliun untuk memperkuat sektor perunggasan nasional di 13 provinsi.
Menurut proyeksi CGS International Sekuritas Indonesia, Charoen Pokphand Indonesia dan Japfa Comfeed Indonesia bakal terkena dampak positif dari kedua program pemerintah tersebut. Kedua program ini diyakini bakal menjadi katalis baru bagi emiten unggas.
Harga ayam pedaging dan kenaikan harga saham
Jason Chandra, Analis di CGS, mengatakan harga rata-rata ayam pedaging pada kuartal IV-2025 naik ke Rp 22.800 per kg atau tumbuh 8% dibanding kuartal sebelumnya dan 5% secara tahunan.
Kenaikan ini diduga dipicu oleh meningkatnya permintaan dari program MBG yang diperkirakan akan mendorong Charoen dan Japfa mencetak rekor laba per saham.
Terlebih Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana program MBG mempercepat implementasinya hingga mencakup 55 juta penerima manfaat pada Desember 2025, naik dari sekitar 20 juta pada Agustus 2025.
Di saat yang sama, kewajiban pembayaran di muka oleh dapur pusat dinilai efektif menyelesaikan persoalan tunggakan pembayaran kepada para pemasok.
“Mengingat adopsi yang solid untuk ayam pedaging, kami memperkirakan laba bersih Japfa dan Charoen pada 2025 mencapai Rp 3,9 triliun (+30% secara tahunan) dan Rp 5,3 triliun (+42% secara tahunan), secara berturut-turut,” kata Jason dalam risetnya.
Jason menilai kuatnya momentum harga ayam pedaging pada kuartal I-2026 akan menjadi penopang bagi pergerakan harga saham. Secara musiman, harga ayam pedaging biasanya bertahan tinggi selama periode liburan, termasuk bulan puasa dan Lebaran yang jatuh pada kuartal I-2026.
Kondisi ini diproyeksikan akan menopang kinerja saham hingga periode tersebut. Selain itu, periode kuartal I-2026 ini juga bertepatan dengan rilis laporan keuangan tahun buku 2025, yang diperkirakan dapat melampaui konsensus pasar Bloomberg.
Harga bahan baku diproyeksi menurun
Dari sisi biaya, Jason menyebut harga bahan baku diproyeksikan menurun seiring mendekatnya musim panen.
Kementerian Pertanian menyebut lonjakan harga jagung menjadi Rp 6.000 per kg pada kuartal IV-2025—naik 13% secara kuartalan dan 32% secara tahunan disebabkan oleh kendala distribusi yang bersifat sementara. Setelah pemerintah menetapkan batas atas harga jagung, harga pun mulai stabil.
Sementara itu, harga bungkil kedelai global tercatat turun sekitar 8% dari puncaknya pada akhir November 2025. Dengan proyeksi USDA bahwa pasokan global akan melampaui permintaan, harga komoditas tersebut diperkirakan masih berpeluang turun pada kuartal-kuartal berikutnya.
Target harga saham Japfa
CGS merekomendasikan beli saham Japfa, seiring dengan lonjakan harga ayam pedaging yang mendorong peningkatan proyeksi laba per saham (EPS).
Untuk mencerminkan realisasi harga ayam pedaging yang lebih tinggi dari perkiraan pada kuartal IV-2025, CGS merevisi naik estimasi EPS tahun buku 2025-2027 sebesar 23% hingga 26%.
Proyeksi EPS tahun buku 2025 berada sekitar 16% di atas konsensus Bloomberg, yang dinilai menjadi katalis utama bagi pergerakan harga saham dan belum sepenuhnya tercermin dalam valuasi saat ini.
Seiring dengan revisi tersebut, target harga Japfa juga dinaikkan menjadi Rp 3.300 per saham, dengan asumsi rasio price to earnings (P/E) sebesar 9 kali berdasarkan estimasi laba tahun buku 2026, setara dengan rata-rata historis lima tahun.
CGS optimistis harga ayam pedaging akan bertahan di level tinggi dalam beberapa kuartal ke depan. Selain itu, potensi penguatan rupiah yang lebih besar dari perkiraan terhadap dolar AS juga dinilai dapat menjadi katalis tambahan bagi proses re-rating saham JPFA.
“Sementara itu, risiko penurunan meliputi harga bahan baku yang tetap tinggi lebih lama dari perkiraan, dan permintaan yang lebih lemah dari perkiraan selama Lebaran,” terang Jason.
Target harga saham Charoen
CGS menilai pemulihan pada segmen produk pangan konsumen consumer food Charoen masih belum konsisten karena profitabilitas belum sepenuhnya kembali normal.
Sebelum 2023, segmen ini mencatatkan rata-rata margin EBIT sekitar 13%. Pada kuartal IV-2023, segmen consumer food mencatatkan kerugian pertama, kemungkinan akibat masalah cold storage.
Meskipun CGS awalnya memperkirakan masalah ini terselesaikan sepenuhnya pada kuartal I-2025, margin EBIT tetap rendah di kisaran 2-8% pada kuartal II hingga III-2025, di bawah rata-rata historis sekitar 13%.
CGS mencatat Charoen terus melakukan inovasi produk konsumen baru sepanjang 2025 untuk mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar. Namun, investor kini dinilai lebih skeptis terhadap profitabilitas perusahaan sehingga pasar tampak memberikan diskon pada valuasi consumer food Charoen yang secara historis premium.
CGS menaikkan perkiraan EPS Charoen untuk tahun 2025-2027 sebesar 24-26%. Dengan revisi ini, EPS diperkirakan 17-27% lebih tinggi dibandingkan konsensus Bloomberg.
Target harga saham Charoen kini Rp 5.900, dengan rasio P/E 2026 17x, untuk mencerminkan profit segmen consumer food yang belum stabil.
Rekomendasi beli tetap dipertahankan karena harga ayam pedaging diperkirakan akan tetap kuat sepanjang 2026.
“Didukung oleh peningkatan program MBG. Katalis tambahan untuk re-rating adalah penguatan rupiah yang lebih tinggi dari perkiraan terhadap dolar AS,” ucap Jason.
Pembangunan hulu peternakan ayam di 13 provinsi
Menteri Pertanian Amran Sulaiman berencana membangun lima usaha hulu peternakan ayam pada 2026 senilai Rp 20 triliun.
Usaha ini akan dikelola oleh dua perusahaan negara di bidang pangan, yakni Berdikari dan Perkebunan Nusantara.
Kelima usaha tersebut adalah pembibitan, pakan, obat hewan, pengelolaan produksi, dan logistik dan pemasaran.
“Program ini akan menopang peternak ayam pedaging maupun petelur di daerah daripada terus mengeluh setiap tahunnya. Pemerintah akan menyediakan pakan, tapi kami tidak akan bergerak di usaha budidaya,” kata Amran.
Amran mengaku peternak ayam pedaging maupun telur sempat menyampaikan penolakan sebelum melakukan sosialisasi. Namun, dia mengklaim seluruh peternak kini mendukung realisasi program tersebut.
Dia juga menunjukkan ada 13 provinsi yang menjadi lokasi pendirian usaha hulu peternakan ayam tersebut, yakni:
Selain Rp 20 triliun di sektor hulu, Amran memaparkan pemerintah akan menggelontorkan dana senilai Rp 50 triliun dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 3% untuk pembentukan peternakan di 13 provinsi tersebut.
Menurutnya, KUR khusus peternakan tersebut akan menambah produksi telur ayam sejumlah 1 juta ton dan daging ayam hingga 1,5 juta ton.
PENULIS

Resistensi antimikroba dalam rantai pangan unggas dan strategi baru untuk pengendalian bakteri
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pentingnya pelatihan staf tentang isu kesejahteraan hewan di industri unggas
M. Verónica Jiménez Grez
Pengendalian hama tikus adalah kunci dalam biosekuriti dan keberlanjutan unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Inisiatif Salmonella di industri unggas AS selama tahun 2024
Bill Potter
Pembersihan dan desinfeksi kandang berdinding terbuka dan produksi broiler pada musim lembab
Mabel Sibonginkosi Ndebele
Kualitas anak ayam – bagian II
H&N Technical Team
Cara memaksimalkan manfaat dari sarang komunitas Van Gent bagian 2 – Manajemen
Winfridus Bakker
Faktor dan strategi yang membantu meningkatkan kenyamanan termal unggas
Humberto Marques Lipori
Solusi potensial untuk sindrom hemoragik hati berlemak pada ayam petelur
Edgar O. Oviedo-Rondón
Newcastle disease: Mengetahui virusnya dengan lebih baik untuk membuat keputusan pengendalian terbaik. Bagian I
Eliana Icochea D’Arrigo
Varian virus Infectious Bursal Disease: Tantangan bagi vaksin komersial?
Arlen P. Gomez Gloria C. Ramirez-Nieto Maria Paula Urian Avila
Sorotan penelitian dari International Poultry Scientific Forum 2025
Edgar O. Oviedo-Rondón
Wawancara dengan Fahad Alfayez
Fahad Alfayez
Asam hipoklorit, era baru dalam pemurnian air!
José Luis Valls García
Mengelola floor egg pada broiler breeder
Cobb Technical Services Team
Rearing: “Awal yang tepat” untuk produksi telur yang unggul
Kali Simioni
Vaccinating for Marek’s? Don’t be Thrown Off by PFU Levels
Isabel M. Gimeno
Praktik biosekuriti untuk melindungi peternakan anda dari avian influenza
Dr. Algis Martínez - DVM -ACPV Diplomate
Mengapa kita harus memisahkan bungkil kedelai berdasarkan asalnya dalam formulasi pakan unggas?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Keberlanjutan untuk industri unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón Minliang Yang
Teknologi mesin penglihatan untuk memantau kesejahteraan unggas
Lilong Chai
Distribusi ayam yang tidak merata dapat menyebabkan kerugian
Brian Fairchild Michael Czarick
Infeksi Enterococcus mengurangi daya tetas dan meningkatkan kematian dini
Edgar O. Oviedo-Rondón
Mendeteksi broiler pada berbagai usia dengan model deep learning yang canggih
Lilong Chai
Manajemen jantan breeder untuk performa yang lebih baik
Gabriel Novaes - Veterinarian and Animal Reproduction Specialist at Cobb-Vantress Luciano Keske - Veterinarian and Associate Director of Technical Service at Cobb-Vantress for Latin America and Canada
Zoonosis avian influenza
Gary García-Espinosa
Gelombang panas dan pentingnya lingkungan pada ayam petelur
Alessandra Arno Iran José Oliveira da Silva
Tanin terkondensasi dan mikotoksin pada sorgum genotipe cokelat: Tantangan baru yang harus diatasi dalam produksi unggas
Dr. Marta Jaramillo
Manajemen pemberian pakan pada ayam petelur
H&N Technical Department
BioZyme® mengandalkan AO-Biotics® untuk menyelesaikan misinya
Biozyme Technical Team
Keberlanjutan dalam produksi unggas melalui penggunaan feses unggas yang efisien
Zucami Technical Team
Ringkasan pembelajaran dari Pertemuan Kelompok Penelitian Inkubasi & Fertilitas (IFRG) ke-49
Edgar O. Oviedo-Rondón
Unggas itu baik, orang harus mengetahuinya
Nicolò Cinotti
Kualitas anak ayam – Bagian I
H&N Technical Team
Kemajuan dalam strategi vaksin Salmonella unggas: Menyeimbangkan keamanan dan imunogenisitas
Santiago Uribe-Diaz
Bagaimana nutrisi unggas dapat dioptimalkan untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan?
Edgar O. Oviedo-Rondón
Program pemberian pakan dengan cahaya sinyal untuk flok breeder
Chance Bryant
Dampak stres kronis dan radang usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian II
Guillermo Tellez-Isaias
Antioksidan pada pakan layer
Christine Laganá
Alasan mengapa dunia beralih ke sangkar komunitas
Winfridus Bakker
Dari pengolahan ayam pedaging: Persiapan memberi makan bergizi pada dunia!
Eduardo Cervantes López
Bulu, kipas, dan Fahrenheit: Panduan utama untuk kenyamanan anak ayam!
Udaykumar Mudbakhe
Depresi, kecepatan udara dan jalur udara masuk
Brian Fairchild Michael Czarick
AO-Biotics® EQE, postbiotik baru yang menghasilkan keuntungan ekonomi pada ayam petelur
Biozyme Technical Team
Wawancara Evelien Germeraad
Evelien Germeraad
Probiotik, prebiotik, dan zat fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 2
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Probiotik, prebiotik dan substansi fitogenik untuk mengoptimalkan kesehatan usus unggas – Bagian 1
Guillermo Tellez-Isaias Hafez M Hafez Juan D. Latorre Sakine Yalçın
Vaksinasi in ovo dengan teknologi Embrex® membantu mendukung respons imun yang lebih awal dan lebih kuat pada anak ayam
Zoetis Technical Team
Ukuran telur
H&N Technical Team
Wawancara dengan Brian Fairchild
Brian Fairchild
Kedelai dengan kadar oleat tinggi dan dampaknya terhadap kualitas telur dan daging unggas
Edgar O. Oviedo-Rondón
Metapneumovirus – epidemiologi dan musim
Edgar O. Oviedo-Rondón
Pengendalian serangga dalam produksi unggas
Gracieli Araujo Specialist in Animal Welfare - Cobb LatCan
Dampak stres kronis dan peradangan usus pada kesehatan dan kinerja unggas komersial: Bagian I
Guillermo Tellez-Isaias
Aplikasi saponin dalam produksi unggas
Ken Bafundo
Parameter kualitas kedelai dan bahan baku protein alternatif dalam nutrisi unggas
Güner GÖVENÇ
Patologi sistem imun dalam diagnosis imunosupresi pada unggas
Nestor Ledesma Martínez
Kesejahteraan hewan dan kecerdasan buatan: kombinasi dari perunggasan masa kini atau masa depan?
Dra. Elein Hernández
Memajukan kesehatan unggas: Peranan analisis prediktif dalam pencegahan penyakit
Talha Siddique
Kepatuhan biosekuriti: Keseimbangan antara budaya, kepribadian, pengalaman, edukasi dan teknologi
Edgar O. Oviedo-Rondón