06 Okt 2025

Jagung bantuan mulai disebar ke peternak layer

Per 2 Oktober, hampir 300 ton jagung bantuan pemerintah telah diterima koperasi dan asosiasi peternak.

Pemerintah telah mulai mendistribusikan stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) ke peternak layer mandiri di awal Oktober ini dengan target 52.400 ton ke 2.109 peternak di 16 provinsi.

Per 2 Oktober, hampir 300 ton jagung telah diterima koperasi dan asosiasi peternak.

Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), mengatakan harga jagung yang diberlakukan dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ini adalah Rp 5.000 per kg untuk pengambilan di gudang Bulog dan maksimal Rp 5.500 per kg sampai di tingkat peternak.

Di mana untuk selisih harga yang dialami Bulog akan ditanggung pemerintah melalui anggaran yang terlah tersedia di Bapanas sejumlah Rp 78,6 miliar dengan asumsi subsidi harganya Rp 1.500 per kg.

“Ini bukti hadirnya pemerintah bagi produsen pangan pokok strategis dalam negeri. Saat harga jagung pakan bagi peternak sedang berfluktuasi, pemerintah menyalurkan stok CJP yang bersumber dari jagung produksi dalam negeri yang diserap sejak awal tahun ini,” tutur Arief.

Perkembangan harga jagung di tingkat peternak tampak mulai teredam. Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bapanas, rerata harga jagung di tingkat peternak pada 2 Oktober 2025 menurun 0,64% menjadi Rp 6.644 per kg dibandingkan seminggu sebelumnya yang berada di Rp 6.687 per kg.

Kendati demikian, intervensi pemerintah terhadap harga jagung pakan perlu terus diintensifkan. Hal ini karena harga acuan penjualan (HAP) jagung kadar air 15% di tingkat peternak berada di Rp 5.800 per kg.

Berlanjut setelah iklan.

Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru juga melaporkan bahwa telur ayam ras dan ayam ras pedaging menjadi penyebab kenaikan indeks harga diterima petani yang terbesar pada sektor peternakan. Indeks harga diterima peternak unggas di September 2025 pun meraih indeks tertinggi di level 126,02. Ini pun menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.

“Pemerintah menyadari fluktuasi harga jagung pakan harus cepat diredam. Ini agar tidak berimplikasi pada harga telur dan daging ayam juga. Dengan SPHP jagung 52.400 ton ke 2.109 peternak ini menjadi instrumen stabilisasi pemerintah. Semoga Oktober ini dapat tuntas dan memberikan dampak positif sebagai faktor peredam harga,” terang Arief.

PDF

Terkait dengan Bahan baku
TEMUKAN
agriNews Play - Los podcast del sector ganadero en español
agriCalendar - Kalender acara di dunia peternakanagriCalendar
agrinewsCampus - Kursus pelatihan untuk sektor peternakan